Muhalis belum memberikan data secara detail berapa warga sejauh ini yang sebagai terlapor. Dia mengaku belum bisa memberikan banyak informasi sebab masih menunggu hasil pemeriksaan
“Nanti saya tanya penyidiknya. Jadi semua yang berkaitan kita akan klarifikasi dulu untuk mencari kebenaran. Apakah laporan itu benar ada pemalusuan atau tidak,” jelasnya.
Pasang Iklan Anda DisiniPasang Iklan Anda Disini
Salah satu warga Baba Binanga inisial AM menjelaskan memang ada sejumlah pihak yang masuk ke desanya untuk memaksakan tambang beroperasi. Namun warga selalu menolak untuk menghadiri.
“Itu Pak Andi Renreng pernah mau masuk sosialisasi di sini tapi ditolak BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” jelasnya.
Saat sosialisasi, Andi Renreng melalui pihak keluarga hanya memanggi untuk menghadiri acara makan ikan. Namun sesampai di lokasi ternyata ada sosialisasi.
“Pas ada cerita soal tambang, langsung bubar satu satu mi warga, dia kasih keluar absen mau na suruh tanda tangan tapi tidak ada warga mau tanda tangan,” jelasnya. (dso/Ibe)

















