TOPNEWS1.ONLINE, MAKASSAR — Tim Khusus (Timsus) Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel telah mengamankan seorang pelaku narkoba asal kota Palopo.
Dia adalah Abdi Ibrahim alias Ondo. Pria berumur 41 tahun itu masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu seberat 22,20 gram.

Direktur Reserse Narkoba (Dir Resnarkoba) Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan membenarkan bahwa jajarannya telah mengamankan pelaku, Jumat (13/11/2020).
Kombes Pol Hermawan penangkapan pelaku pada Rabu malam, 11 November 2020 sekitar pukul 20.00 wita.
Berdasarkan hasil lidik anggota Timsus Ditresnarkoba Polda Sulsel bahwa diduga pelaku sedang berada di Jln. Yos Sudarso Kota Palopo.
Berdasarkan dari laporan masyarakat pada Selasa tanggal 10 November 2020 bahwa di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur Kota Palopo sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu.
Sehingga team khusus narkoba polda Sulsel langsung bergerak ke Kota Palopo untuk melakukan penyelidikan atas informasi tersebut.
“Kemudian pada Rabu 11 November 2020 sekitar pukul 20.00 wita Team Khusus Narkoba Polda Sulsel melakukan penggerebekan dirumah yang dimaksud,” ucapnya.
Namun, pada saat anggota berjalan masuk kerumahnya pelaku berlari keluar kesamping dan melompat pagar rumahnya.
Dia (pelaku) melempar bungkusan sachet ukuran sedang yang diduga berisi narkotika jenis sabu, anggota kemudian melakukan penggeledahan rumah dan menemukan 2(dua) buah timbangan dikamarnya.
“Saat melakukan penangkapan anggota Resmob juga mengamankan barang bukti berupa satu sachet kristal bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat 22,20 gram, 2(dua) buah alat timbangan/scale, dan 1 (satu) buah handphone,” tambah Kombes Pol Hermawan.
Selanjutnya, katanya Timsus Resnarkoba Polda Sulsel membawa tersangka dan barang bukti ke ruang Resnarkoba Polda Sulsel untuk penyidikan lebih lanjut.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan dari hasil interogasi bahwa barang tersebut adalah miliknya yang didapatkan dari lelaki RS.
“Anggota kemudian melakukan pengembangan ke pria tersebut, namun telah melarikan diri. Polisi masih terus melakukan pencarian,” tandasnya. (ibe)

















