Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Puskesmas Kulo Hadirkan Dua Inovasi Kesehatan, Cegah Stunting dan Komplikasi Diabetes

×

Puskesmas Kulo Hadirkan Dua Inovasi Kesehatan, Cegah Stunting dan Komplikasi Diabetes

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Puskesmas Kulo terus berinovasi menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Dua inovasi terbaru hasil aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS kini diperkenalkan, yakni BUMIL CEGAT dan SAHABAT KAKI.

Kedua program tersebut menyasar persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian sejak dini dan pendampingan berkelanjutan. BUMIL CEGAT difokuskan pada pencegahan stunting sejak masa kehamilan, sementara SAHABAT KAKI diarahkan untuk mencegah komplikasi kaki diabetik pada pasien diabetes mellitus.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

BUMIL CEGAT atau Edukasi Gizi Sehat bagi Ibu Hamil dalam Upaya Pencegahan Stunting diinisiasi Suryanti Konna, S.Gz., tenaga gizi Puskesmas Kulo.

Program ini memberikan edukasi kepada ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi seimbang. Edukasi dilakukan secara terarah dan berkelanjutan agar ibu hamil memiliki pengetahuan serta mampu menerapkan perilaku hidup sehat selama masa kehamilan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah pencegahan stunting sejak hulu, dengan memastikan kebutuhan gizi ibu dan calon bayi mendapat perhatian sejak masa kehamilan.

Sementara itu, SAHABAT KAKI atau Sahabat Edukasi dan Deteksi Dini Kaki Diabetik diinisiasi dr. Nursang, Dokter Ahli Pertama Puskesmas Kulo.

Inovasi ini menyasar pasien diabetes mellitus dengan memberikan edukasi terstruktur mengenai perawatan kaki sekaligus membantu mendeteksi lebih awal risiko komplikasi kaki diabetik.

Melalui program tersebut, pasien diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan kaki, melakukan perawatan secara mandiri, serta mengenali tanda-tanda yang membutuhkan perhatian tenaga kesehatan.

Deteksi dini menjadi salah satu fokus utama SAHABAT KAKI agar risiko komplikasi dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat.

Kepala Puskesmas Kulo, Samsul Alam, S.KM., M.KM., mengapresiasi lahirnya dua inovasi tersebut. Menurutnya, kreativitas para CPNS melalui aktualisasi Latsar dapat memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat.

“BUMIL CEGAT dan SAHABAT KAKI merupakan inovasi yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Kami berharap kedua program ini dapat memberikan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Kulo, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan penanganan penyakit tidak menular,” ujar Samsul Alam.

Kehadiran BUMIL CEGAT dan SAHABAT KAKI sekaligus memperkuat komitmen Puskesmas Kulo dalam mengembangkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan edukasi, pencegahan, dan deteksi dini.

Dengan dua inovasi tersebut, Puskesmas Kulo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sehingga upaya meningkatkan derajat kesehatan warga dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan. (ibe) 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics