Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Mahasiswa KKN Unhas Inovasikan Gula Merah Cair melalui Program GULAMAS di Desa Leppangeng. 

×

Mahasiswa KKN Unhas Inovasikan Gula Merah Cair melalui Program GULAMAS di Desa Leppangeng. 

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP.– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja GULAMAS (Gula Merah Naik Kelas) di Desa Leppangeng, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Jum’at/31 Juli 2026. Program ini berfokus pada inovasi pengolahan gula merah padat menjadi gula merah cair serta pengembangan kemasan dan identitas produk.

Program GULAMAS dilaksanakan sebagai bentuk pemanfaatan potensi lokal Desa Leppangeng yang masyarakatnya banyak berprofesi sebagai pengrajin gula merah. Selama ini, gula merah yang dihasilkan umumnya dipasarkan dalam bentuk padat dengan kemasan sederhana.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Melalui program ini, mahasiswa KKN memperkenalkan alternatif produk berupa gula merah cair yang lebih praktis digunakan sekaligus memberikan nilai tambah terhadap produk lokal. Selain inovasi pengolahan, kegiatan juga mencakup pembuatan logo dan desain label kemasan sebagai upaya membangun identitas produk yang lebih menarik dan mudah dikenali oleh konsumen.

Koordinator Desa menjelaskan bahwa GULAMAS dirancang untuk membantu masyarakat mengembangkan produk gula merah agar tidak hanya mengandalkan bentuk produk yang sudah ada, tetapi juga memiliki variasi dan tampilan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Melalui GULAMAS, kami ingin membantu masyarakat melihat bahwa gula merah yang selama ini diproduksi dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih inovatif. Tidak hanya dari segi bentuk, tetapi juga melalui kemasan dan branding agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.” – (Nurfadiyah Aqila/Koordinator Desa)

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN berkoordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat yang berprofesi sebagai pembuat gula merah. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, praktik pengolahan gula merah cair, hingga proses pengemasan dan pemasangan label produk.

Selain menghasilkan produk gula merah cair, mahasiswa juga menyerahkan desain logo dan kemasan yang dapat dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun identitas produk gula merah Desa Leppangeng.

Sementara itu, Alias S.Pt, selaku Kepala Desa Leppangeng, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena memanfaatkan potensi yang telah dimiliki masyarakat dan memberikan alternatif pengembangan produk.

“Kami mengapresiasi program yang dilakukan mahasiswa KKN karena gula merah memang menjadi salah satu potensi masyarakat di desa kami. Dengan adanya inovasi ini, kami berharap produk gula merah dapat lebih dikenal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.”

Melalui program GULAMAS, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap inovasi gula merah cair dan pengembangan branding dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setelah program KKN selesai. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan peluang pemasaran produk gula merah sebagai salah satu potensi lokal Desa Leppangeng.

“Dari Tradisi Menjadi Inovasi, Dari Lokal Menuju Pasar yang Lebih Luas.”(Nn)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics