TOPNEWS1.ONLINE, BONE — Desa Sanrego, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone kembali menorehkan prestasi sebagai desa dengan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tertinggi di tahun 2024. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa, total zakat yang berhasil dihimpun mencapai Rp71.698.000.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata tingginya kesadaran para muzakki di Sanrego untuk menunaikan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi pemerintah, yaitu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Salah satu muzakki, Hajjah Suryani, menyatakan kepercayaannya kepada BAZNAS dalam menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Zakat kami serahkan kepada Baznas karena Baznas memiliki banyak program untuk membantu masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bone kembali menyalurkan bantuan produktif kepada warga Sanrego dalam bentuk 15 paket modal usaha pada Selasa, 29 April 2025.
Penyerahan dilakukan di kawasan wisata Bendungan Sanrego dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Bone, Drs. H. Zainal Abidin, bersama jajaran pimpinan lainnya.
Dalam sambutannya, Zainal Abidin menyampaikan rasa bangga atas peran aktif masyarakat Sanrego dalam pengumpulan ZIS.
Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembalikan manfaat zakat kepada para mustahik yang telah melalui proses verifikasi.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari 13 paket usaha Z-Mart, satu usaha pedagang kue, dan satu usaha bengkel las.
Program ini merupakan bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif, yang bertujuan meningkatkan taraf hidup mustahik menjadi masyarakat yang sejahtera.
Kegiatan ini turut disaksikan oleh Kepala Desa Sanrego, para muzakki, anggota Satpol PP Kabupaten Bone, serta masyarakat setempat.
Program ini juga mendukung visi pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah. (ibe)
















