TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja maupun merintis usaha sendiri. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah melalui program magang praktik industri, yang kini telah memasuki periode kedua.
Lylo Bakery Baker Centre di Pinrang menjadi salah satu mitra favorit mahasiswa. Di tempat ini, mereka tidak hanya mempelajari teknik dasar pembuatan roti dan pastry, tetapi juga diasah untuk menguasai keterampilan teknis dengan standar industri.

Mahasiswa dilibatkan langsung dalam proses produksi harian, manajemen dapur, hingga pelayanan pelanggan.
“Mahasiswa dari Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Mereka cepat beradaptasi, aktif bertanya, dan sangat antusias. Kami senang bisa menjadi bagian dari proses pembelajaran mereka di dunia industri,” ujar Irent Paturusi, owner Lylo Bakery.
Program magang ini tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa tentang bagaimana mengelola usaha kuliner secara profesional. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mereka yang bercita-cita menjadi chef, baker, atau wirausahawan kuliner.
Ketua Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner menegaskan bahwa magang industri merupakan bagian penting dari kurikulum berbasis praktik.
“Melalui magang, mahasiswa dapat merasakan langsung dinamika dunia kerja. Harapannya, mereka tidak hanya unggul secara keterampilan, tetapi juga siap secara mental dan memahami seluk-beluk menjalankan usaha kuliner ke depannya,” jelasnya.
Dengan dukungan dari mitra industri seperti Lylo Bakery, program magang ini akan terus dikembangkan untuk menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja dan kewirausahaan secara nyata. (ibe)

















