TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Peristiwa bencana alam banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menyisahkan kesedihan dan trauma kepada para korban.
Demikian pula saat dermawan datang untuk menyalurkan bantuan tak sanggup melihat kesedian korban bencana banjir yang mengungsih karena tempat tinggal mereka tidak bisa di tempati lagi.
Salah satu dermawan, Abdillah Yasin yang juga Kepala Desa Polewali Kabupaten Sidrap sempat meneteskan air mata ketika masuk di gerbang kota Masamba saat mengantar bantuan dari masyarakat Polewali dan Teteaji.
Dia melihat pemukiman pendudukan di Masamba porak poranda akibat hantaman banjir bandang yang terjadi Senin malam, 13 Juli 2020 lalu.
Banjir bandang itu menelan puluhan korban jiwa serta puluhan ribu warga mengungsih karena tempat tinggal mereka rusak dan tertimbun lumpur dengan ketebalan sekitar 2 meter lebih.
“Mudah-mudahan para korban diberikan ketabahan dalam menghadapi semua cobaan ini. Mudahan pula, warga lain bisa terketuk hatinya untuk terus membantu para korban,” ucapnya, Senin, 20 Juli 2020.
Dia mengatakan, bantuan kemanusiaan yang dibawa ke Masamba itu merupakan pemberian dari warga desa Polewali dan Tetaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap.
Bantuan tersebut berupa beras, perlengkapan bayi, sarung, slimut, sabun mandi, sabun cuci, dan pakain.
“Masyarakat kami bisa merasahkan kesedihan para korban banjir bandang di Masamba sehingga mereka menyisihkan sedikit rezekinya untuk membantu mereka,” ujarnya.
Abdillah Yasin berharap agar bantuan yang diberikan itu bisa bermanfaat dan meringankan beban para korban. “Tentunya kami do’akan agar Masamba bangkit kembali seperti sedia kala,” tandasnya. (erw/mds)
















