TOPNEWS1.ONLINE, BONE – Komitmen Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Bone dalam melayani masyarakat kembali dibuktikan melalui aksi nyata.
Kali ini, perhatian ditujukan kepada seorang warga Dusun Mario, Desa Mario, Kecamatan Dua Boccoe, yang mengalami sesak napas dan komplikasi penyakit jantung, namun tak mampu berobat ke rumah sakit karena terkendala biaya dan tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Laporan tersebut diterima langsung oleh Sekretariat DPD JPKP Bone. Menyadari urgensi kondisi pasien, Ketua Divisi Kesehatan DPD JPKP Bone, Andi Purnama Sari Abubakar, segera menemui Sekretaris Daerah Bone, Andi Saharuddin, untuk mencari solusi cepat.
Respons pun datang secepat kilat. Tanpa menunda, Sekda Bone langsung menghubungi pihak rumah sakit dan memastikan pasien diterima serta mendapat penanganan segera.
“Masukkanmi pasientanya, Ndi. Sudahma komunikasi dengan pihak rumah sakit,” ujar Sekda saat memberikan instruksi.
Langkah cepat dan responsif dari Sekda Bone ini menuai apresiasi tinggi dari JPKP.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuannya. Ini membuktikan bahwa pemerintah daerah benar-benar hadir untuk rakyat kecil,” ucap Andi Purnama Sari.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendampingan JPKP bukan sekadar formalitas, melainkan gerakan nyata yang lahir dari empati dan kepedulian.
“Kami tidak hanya mengawasi kebijakan, tapi juga memastikan masyarakat yang terpinggirkan tetap punya harapan,” tambahnya.
Gerakan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat seperti JPKP mampu menjembatani kesenjangan layanan publik, terutama di bidang kesehatan. JPKP Bone terus menegaskan visinya: Bergerak Bersama Rakyat, Menyuarakan Keadilan, dan Mengabdi Tanpa Batas. (rst)
















