TOPNEWS1.ONLINE, WAJO — Proyek revitalisasi bangunan SD Negeri 407 Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025, hingga Kamis, 2 Januari 2026, belum juga rampung.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat masa pelaksanaan proyek secara resmi telah berakhir pada 31 Desember 2025.

Pantauan di lokasi menunjukkan masih banyak pekerjaan yang belum diselesaikan. Sejumlah bagian bangunan tampak belum tuntas, material konstruksi masih berserakan di area sekolah, serta beberapa pekerjaan fisik terlihat terhenti.
Padahal, berdasarkan papan informasi proyek, revitalisasi tersebut memiliki jangka waktu pelaksanaan selama 115 hari kalender, terhitung sejak 8 September hingga 31 Desember 2025.
Proyek revitalisasi SD Negeri 407 Lautang merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Untuk proyek ini, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp989.744.843, dengan pelaksana kegiatan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Belum rampungnya proyek hingga melewati batas waktu kontrak menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan dari masyarakat, khususnya terkait pengawasan proyek, kinerja pelaksana, serta kepatuhan terhadap jadwal yang telah ditetapkan.
Apalagi, bangunan sekolah merupakan fasilitas publik vital yang seharusnya menjamin kenyamanan, keamanan, dan kelayakan bagi siswa dan tenaga pendidik dalam proses belajar mengajar.
Masyarakat berharap pihak-pihak terkait, baik panitia pelaksana maupun instansi pengawas, segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah tegas agar proyek tersebut dapat segera diselesaikan sesuai ketentuan.
Transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara pun dinilai penting untuk dijaga demi mencegah terjadinya penyimpangan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai penyebab keterlambatan penyelesaian proyek revitalisasi SD Negeri 407 Lautang tersebut. (tim)

















