Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PINRANG

Pemkab Pinrang dan Korwil BGN Bangun Ekosistem MBG, Petani hingga BUMDes Mulai Rasakan Manfaat

×

Pemkab Pinrang dan Korwil BGN Bangun Ekosistem MBG, Petani hingga BUMDes Mulai Rasakan Manfaat

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, PINRANG – Pemerintah Kabupaten Pinrang bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat sinergi membangun ekosistem Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Melalui kolaborasi tersebut, petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM hingga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mulai dilibatkan sebagai pemasok bahan baku untuk mendukung program nasional tersebut.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan rantai pasok lokal yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen itu mengemuka dalam dialog bertajuk “Benarkah MBG dan KDMP sebagai Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat?” yang digelar KNPI Kabupaten Pinrang di See You Cafe, Minggu (6/7).

Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, mengatakan Program MBG memiliki potensi besar menjadi penggerak ekonomi daerah apabila seluruh kebutuhan bahan bakunya dapat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat lokal.

Menurutnya, setiap anggaran yang berputar melalui Program MBG seharusnya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Pinrang dengan melibatkan petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha lokal sebagai bagian dari rantai pasok.

“Harapan kita tentu seluruh kebutuhan bahan baku Program MBG dapat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat Kabupaten Pinrang. Dengan begitu, uang yang berputar dari program ini akan kembali menggerakkan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sudirman mengakui ekosistem produksi dan distribusi bahan baku lokal masih terus dibangun mengingat Program MBG tergolong baru.

Karena itu, pemerintah daerah akan terus melakukan pendampingan, pemetaan potensi wilayah, serta memperkuat kemitraan agar masyarakat mampu menjadi pemasok utama program tersebut.

Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Pinrang, Nining Anggraeni, mengungkapkan pihaknya telah memulai langkah nyata dengan membangun ekosistem bahan baku berbasis petani lokal.

Pilot project tersebut berada di Kecamatan Duampanua, di mana lahan disiapkan oleh pemerintah desa dan dikelola bersama petani setempat untuk budidaya bawang merah.

“Kami mulai membentuk ekosistem bahan baku yang dikelola oleh petani sendiri. Pilot project kami berada di Kecamatan Duampanua. Lahannya disediakan oleh kepala desa, kemudian ada petani bernama Pak Anwar yang menanam bawang merah,” jelas Nining.

Ia menuturkan, hasil budidaya bawang merah di Pinrang menunjukkan prospek yang menjanjikan. Dari awalnya hanya tujuh bedeng, kini telah berkembang menjadi 20 bedeng dengan hasil panen perdana mencapai 218 kilogram.

Tak hanya sektor pertanian, BGN juga menggandeng BUMDes sebagai mitra penyedia bahan baku, salah satunya melalui penyerapan ikan nila hasil budidaya masyarakat.

“Ada BUMDes yang menyampaikan memiliki ikan nila melimpah. SPPG tentu siap menyerap. Saya sempat bertanya apakah bisa menyediakan ikan nila tanpa tulang, ternyata mereka sanggup. Alhamdulillah sudah ada sekitar 3.300 ikan nila yang kami serap untuk kebutuhan SPPG,” ungkapnya.

Ke depan, pola kemitraan tersebut akan terus diperluas agar semakin banyak petani, nelayan, peternak, UMKM, dan BUMDes yang terlibat dalam rantai pasok Program MBG.

Melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Pinrang dan BGN, Program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi generasi muda, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.

Dialog tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura A. Sinapati Rudy, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mukti Ali, serta peserta dari berbagai unsur masyarakat. (*)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics