Pakai Kemasan Teh, Narkoba Diduga Turun Melalui Pelabuhan Pare

  • Whatsapp
Pakai Kemasan Teh, Narkoba Diduga Turun Melalui Pelabuhan Pare

TOPNEWS1.ONLINE, MAKASSAR — Ada-ada saja, sejumlah pelaku narkotika mengelabui petugas dengan berbagai cara untuk bisa lolos, salah satunya dengan memakai kemasan teh.

Terbukti, narkoba jenis sabu seberat 8 Kilogram (KG) yang diamankan BNNP Sulsel bersama Bea Cukai di sebuah rumah kosong di Soreang Parepare.

Bacaan Lainnya

Sabu yang dibungkus kemasan teh warna hijau itu ditemukan sebanyak 8 kemasan dengan masing-masing kemasan seberat 1.000 gram atau 1 Kg.

Pengungkapan narkotika tersebut dibenarkan Personil Bidang Pemberantasan BNNP Sulsel, IPTU Ronald kepada wartawan, Selasa, 4 Mei 2021.

Dikatakannya, bahwa kasus tersebut terungkap berawal dari informasi masyarakat akan terjadi peredaran gelap Narkotika di kota pare-pare.

Selanjutnya tim menindaklanjuti laporan tersebut dan berangkat ke kota pare-pare.

“Menurut info barang narkotika tersebut turun melalui Pelabuhan Parepare menggunakan Kapal Penumpang Thalia,” ucapnya.

Selanjutnya tim BNNP Sulsel berkoordinasi dengan Bea Cukai Parepare untuk profiling penumpang yang turun di Pelabuhan Parepare.

Kemudian melakukan pengerjaran yang di duga membawa Narkotika jenis shabu dan berhasil mengamankan 3 pelaku dan menginterogasinya.

“Dari hasil interogasi sala satu pelaku mengakui membawa narkotika sabu dan menyimpan disala satu rumah kosong di daerah Soreang Kota Parepare,” ujarnya.

Adapun tiga pelaku yang diamankan itu yakni masing-masing inisial SH Alias UD warga Sidrap, SY dan AW warga Parepare.

Tak sampai disitu, petugas melakukan pengembangan dan mendapat info akan terjadi transaksi di permandian Datae Sidrap.

Setelah mendapat informasi tersebut,tim BNNP Sulsel kembali berhasil menangkap pelaku berjumlah 2 orang dengan barang bukti seberat 1 Kg. (mds/ibe)

Editor: Ibrahim

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
1

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *