TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Kondisi perekonomian Global semakin memburuk ditengah pandemic covid 19 , tentu ini memberikan dampak krusial bagi kehidupan masyarakat khususnya menengah kebawah.
Namun hal ini dimanfaatkan oleh anak binaan Panti Asuhan Sejati Muhammadiyah Rappang untuk menghasilkan sesuatu yang kreatif, seperti merampungkan pembuatan biogas yang terintegrasi dengan penggemukan sapi, perikanan dan perkebunan bawang dan tomat.
Kepala LKSA Panti Asuhan Muhammdiyah Rappang Ir. Muh. Raiz rahmat razak yang juga sebagai dekan fakultas saintek UMS Rappang yang membawahi prodi peternakan sebagai mitra konsultan pembuatan biogas oleh anak anak panti asuhan. mengungkapkan bahwa “kegiatan pembuatan biogas ini merupakan bentuk dorongan untuk memberdayakan anak panti dan masyarakat Setempat untuk menciptakan kreatifitas yang bernilai ekonomis untuk membantu kehidupan masyarakat sekitar, dan tentunya ramah lingkungan”.
“Biogas dapat menjadi contoh kegiatan kewirausahaan sosial karena memberdayakan anak anak panti dan masyarakat bisa mensinergikan kegiatan peternakan yang menjadi salah Satu mata pencaharian warga.
4 ekor Sapi dapat menyuplai 1 unit biogas, ini akan memberikan pengaruh positif pada kondisi sosial masyarakat.
Raiz menambahkan, Biogas yang dikelolah anak panti dengan Sistem FIxdom sederhana berkapasitas digester 6 m3 berkapasitas 2.4 m3 per hari atau setara dengan 0.4 kg Lpj per hari yang didistribukan lansung ke masyarakat biogas ini juga menhasilkan 10 kg pupuk kompos dan 90 liter pupuk organic cair.
Sementara itu Hj Muslihat, M.A.P selaku Lurah Rappang sangat mengapresiasi akan hal tersebut, dan berharap ini bisa menjadi contoh dalam pemberdayaan masyarat khususnya di Kelurahan Rappang. (*)
















