Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Mahasiswa KKN UMS Rappang Posko Desa Timoreng Panua Olah Hasil Kebun TAPOJI Jadi Produk Kuliner Kekinian Siap Jual

×

Mahasiswa KKN UMS Rappang Posko Desa Timoreng Panua Olah Hasil Kebun TAPOJI Jadi Produk Kuliner Kekinian Siap Jual

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) Posko Desa Timoreng Panua di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Yusrianti, S.Sn., M.Pd, bersama Koordinator Desa (Kordes) Askar, sukses menggelar program pelatihan olahan kreatif bertema “Olahan Kreatif dari Hasil Tanaman Menjadi Produk Kuliner Kekinian Siap Jual”.

Kegiatan ini memanfaatkan potensi lokal melalui program TAPOJI (Tanaman, Petik, Olah, Jual, Investasi), yang merupakan salah satu program wajib KKN Angkatan 7 UMS Rappang.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Sebanyak 20 peserta dari masyarakat Desa Timoreng Panua dilibatkan dalam pelatihan ini, dengan tujuan meningkatkan keterampilan mengolah hasil tanaman menjadi produk kuliner bernilai jual tinggi.

Pelaksanaan program mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Desa Timoreng Panua, Hasanuddin, yang menegaskan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi alam setempat.

“Program TAPOJI ini bukan hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan semangat wirausaha yang dapat menjadi sumber penghasilan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dalam pelatihan ini, peserta belajar membuat tiga produk kuliner inovatif berbahan sayuran lokal, yaitu Pudding Sawi dengan tampilan modern dan rasa unik, Krupuk Kangkung yang renyah dan bergizi, serta Dim Sum Sawi yang memadukan cita rasa tradisional dan kekinian.

Proses pembuatan dipandu langsung oleh Kurniawaty, mahasiswa Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner UMS Rappang, yang sekaligus menjadi instruktur pada kegiatan ini.

Selama pelaksanaan, ia didampingi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., yang turut memberikan arahan dan motivasi kepada peserta.

Salah satu peserta, Ibu Salwah, mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti pelatihan ini.

“Saya sangat antusias ikut praktik langsung bersama mahasiswa. Banyak hal baru yang saya pelajari, terutama cara mengolah sayuran jadi makanan kekinian yang bisa dijual. Semoga ilmu ini bermanfaat untuk usaha kami ke depan,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa yang paling berkesan adalah mendapatkan inspirasi menu khusus untuk anak-anak yang sulit makan sayur jika disajikan dalam tampilan konvensional, sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi anak dengan cara yang lebih menarik.

Produk hasil pelatihan diharapkan dapat dipasarkan secara langsung di lingkungan sekitar maupun melalui platform digital, sehingga mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UMS Rappang Posko Desa Timoreng Panua tidak hanya memberdayakan masyarakat, tetapi juga mendorong terciptanya peluang usaha berkelanjutan berbasis potensi desa. (ibe) 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics