Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Mahasiswa KKN-T UNHAS Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Tiga Program Inovatif di Desa Carawali

×

Mahasiswa KKN-T UNHAS Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Tiga Program Inovatif di Desa Carawali

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP,— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Inovasi Daerah (KKN-T ID) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin yang bertugas di Desa Carawali, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, melaksanakan tiga program kerja individu yang berfokus pada pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan potensi sumber daya lokal, Rabu Januari 2026.

Tiga program tersebut meliputi sosialisasi pembuatan briket dari sekam padi, pengolahan limbah dapur menjadi pupuk organik cair, serta pembuatan lubang resapan biopori. Seluruh kegiatan dilaksanakan bersama masyarakat Desa Carawali sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Program ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah secara bijak dan ramah lingkungan.

Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN-T mendorong warga agar mampu memanfaatkan limbah pertanian dan rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan lestari.

Koordinator Desa KKN-T 115 UNHAS Desa Carawali, Muh. Reska Pramana S, menjelaskan bahwa program kerja individu ini disusun berdasarkan kebutuhan serta potensi lingkungan yang ada di desa.

“Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan solusi sederhana terhadap permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat,” ucapnya.

Sosialisasi pembuatan briket dari sekam padi difokuskan pada pemanfaatan limbah pertanian yang selama ini belum dikelola secara optimal. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai potensi sekam padi sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, sekaligus diperkenalkan tahapan dasar proses pembuatannya. Pemanfaatan sekam padi menjadi briket diharapkan mampu mengurangi limbah pertanian serta menekan ketergantungan terhadap bahan bakar konvensional.

Selain itu, mahasiswa KKN-T juga menyosialisasikan pengolahan limbah dapur menjadi pupuk organik cair. Kegiatan ini mengedukasi masyarakat tentang cara memanfaatkan sisa bahan organik rumah tangga menjadi pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman pertanian maupun pekarangan. Program ini dinilai efektif dalam mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus mendukung aktivitas bercocok tanam warga.

Program lainnya adalah sosialisasi pembuatan lubang resapan biopori yang bertujuan meningkatkan daya serap tanah serta mengurangi potensi genangan air. Masyarakat diberikan penjelasan mengenai manfaat biopori dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan membantu pengelolaan sampah organik.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif mengikuti pemaparan, berdiskusi, serta menerima pembagian sampel dari mahasiswa KKN, termasuk kepada warga dan Ibu PKK. Melalui pelaksanaan tiga program kerja individu ini, mahasiswa KKN-T 115 UNHAS Desa Carawali berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.(Dso).

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics