TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP.– M. Fadel Ananda Wahyudin, mahasiswa Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 115 Unhas di Desa Rijang Panua, melaksanakan program kerja sosialisasi pembuatan briket dari limbah sekam padi.
Program ini diwujudkan dalam bentuk produk yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber mata pencaharian tambahan bagi masyarakat Desa Rijang Panua.

Program kerja tersebut dilatarbelakangi oleh melimpahnya limbah sekam padi di desa tersebut. Desa Rijang Panua yang berada di Kabupaten Sidenreng Rappang dikenal sebagai daerah “Lumbung Padi”, sehingga menghasilkan limbah sekam padi dalam jumlah besar. Melalui program ini, limbah yang sebelumnya kurang termanfaatkan diharapkan dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
M. Fadel Ananda Wahyudin menjelaskan bahwa program kerja ini dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat Desa Rijang Panua. Sosialisasi tersebut berisi edukasi mengenai dampak limbah sekam padi yang berlebihan terhadap lingkungan serta pelatihan cara pembuatan briket sebagai alternatif bahan bakar ramah lingkungan.
“Informasi mengenai melimpahnya limbah sekam padi ini saya peroleh dari beberapa masyarakat setempat. Hal tersebut mendorong saya untuk membuat program pemanfaatan limbah menjadi produk yang memiliki nilai jual serta dapat mengurangi dampak dari limbah yang berlebihan,” ucap Fadel.
Melalui program kerja ini, M. Fadel Ananda Wahyudin berharap masyarakat dapat lebih aktif dalam mengelola limbah sekam padi dengan cara mengolahnya menjadi produk bernilai jual. Selain membantu menjaga kelestarian lingkungan, program ini juga diharapkan dapat membuka peluang usaha baru serta meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Rijang Panua.(Nn/Dso).

















