Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Kembangkan Potensi Kuliner Lokal, Mahasiswa UMS Rappang Susun Prototipe Inovatif “Putu Soppa”

×

Kembangkan Potensi Kuliner Lokal, Mahasiswa UMS Rappang Susun Prototipe Inovatif “Putu Soppa”

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Upaya pelestarian dan inovasi kuliner lokal terus digalakkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang).

Salah satu terobosan terbaru datang dari Aldi Arfandi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, yang berhasil menyusun prototipe inovatif Putu Soppa, kudapan khas Sidrap yang mulai jarang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Putu Soppa sendiri merupakan salah satu makanan tradisional Sulawesi Selatan yang biasa disajikan sebagai sarapan pagi.

Keunikan sajian ini terletak pada penyajiannya bersama sambala taiboka atau sambal blondo olahan dari kelapa kering yang telah terbukti memiliki kandungan nutrisi yang baik.

Melihat potensi dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya, Aldi Arfandi melakukan inovasi melalui pendekatan pangan fungsional.

Salah satu bentuk pengembangan dilakukan dengan substitusi tepung konvensional menggunakan tepung biji labu, yang dikenal tinggi kandungan protein dan serat.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi Putu Soppa agar tetap relevan sebagai alternatif sarapan bernutrisi di era modern.

“Biji labu memiliki potensi besar sebagai bahan pangan lokal yang kaya manfaat, dan dengan pendekatan ini, saya berharap Putu Soppa tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga berkembang menjadi super food lokal,” jelas Aldi.

Dosen pembimbing sekaligus Ketua Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.

Menurutnya, inovasi semacam ini merupakan bentuk nyata dari misi program studi dalam mengintegrasikan kearifan lokal dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kuliner.

“Melalui riset dan prototipe seperti ini, mahasiswa kami tidak hanya belajar memasak, tapi juga membangun kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan lokal dan peluang pengembangan produk bernilai ekonomi,” ujar Chef Dama Gea, sapaan akrabnya, Kamis, 19 Juni 2025.

Melalui bimbingan Salfiana, S.TP, M.Si. dosen berpengalaman di bidang Teknologi Hasil Pertanian, Putu Soppa versi baru ini diharapkan dapat menarik minat generasi muda dan menjadi bagian dari gerakan pelestarian kuliner tradisional yang bernutrisi tinggi.

Tak hanya untuk konsumsi lokal, produk ini juga berpeluang dikembangkan sebagai ikon kuliner unggulan dari Sidrap yang mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. (ibe) 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics