Kembangkan Lebah Tanpa Sengat, Dollah Mando Boyong Lektor Kepala Fakultas Kehutanan Unhas

  • Whatsapp
Kembangkan Lebah Tanpa Sengat, Dollah Mando Boyong Lektor Kepala Fakultas Kehutanan Unhas

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Bupati Sidrap, H. Dollah Mando meninjau budi daya lebah tanpa sengat (stingless bees) masyarakat di Desa Botto Kecamatan Pitu Riase, Senin (11/10/2021).

Dollah Mando datang bersama Dr. Ir. Budiaman SP, Lektor Kepala/Associate Profesor di Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin. Akademisi kelahiran Sidrap ini memiliki bidang keahlian ilmu serangga hutan.

Bacaan Lainnya

Dollah Mando mengatakan, peninjauan untuk melihat sarang lebah tanpa sengat yang dikembangkan warga sekitar satu bulan.

Ditambahkannya, Ia mendatangkan ahli dari Universitas Hasanuddin untuk membantu pengembangan yang terarah dan hasilnya lebih maksimal.

“Insya Allah ini akan kita kembangkan di Kabupaten Sidrap, untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Apa lagi biaya tidak terlalu tinggi,” ujar Dollah.

Sebagai informasi, lebah tanpa sengat yang dikembangkan adalah spesies Trigona spp jinak dan mudah dipelihara oleh masyarakat di pedesaan, daerah pertanain, perkebunan dan kehutanan.

Sementara itu, Budiaman mengatakan, Kabupaten Sidrap sangat cocok untuk pengembangan lebah tanpa sengat, khususnya yang dekat dari hutan.

Diungkapnya, lebah tanpa sengat hidup di lingkungan yang aman dan cocok untuk kelangsungan hidup mereka. Mereka dipengaruhi faktor yang mempengaruhi iklim mikro mereka.

“Misalnya, ada optimal kisaran suhu dan kelembaban relatif yang disukai berbagai spesies. Lebah tanpa sengat lebih menyukai suhu hangat dan sangat aktif pada hari-hari cerah dan kurang aktif pada periode dingin dan berawan,” paparnya.

Lebah tanpa sengat, lanjut Budiaman, tetap berada di dalam sarang saat hujan dan malam hari. Beberapa lebah tanpa sengat mungkin lebih suka yang lebih tinggi elevasi dari yang lain.

“Penting untuk mencatat dan mengumpulkan informasi tentang faktor fisik di manapun spesies tertentu berada,” pungkasnya. (MDS/Ibe)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *