TOPNEWS1.ONLINE, BARRU – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) Tahun 2026.
Kali ini, tim Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS Rappang menyambangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pmerintah Kabupaten (Pemkab) Barru, Kamis (5/11/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyosialisasikan teknis pelaksanaan program yang bertujuan meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam mengajarkan Bahasa Inggris.
UMS Rappang sendiri berhasil lolos sebagai pelaksana program PKGSD-MBI 2026. Program ini memiliki cakupan pelaksanaan di 17 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Barru dan Kabupaten Sidenreng Rappang.
Dalam kunjungan tersebut, tim UMS Rappang dihadiri Wakil Dekan FKIP, Prof. Dr. Usman M., S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd., serta sejumlah dosen Pendidikan Bahasa Inggris.
Koordinasi ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi antara pihak perguruan tinggi dan pemerintah daerah, terutama terkait kebutuhan guru, dukungan pelaksanaan, serta strategi peningkatan kompetensi pengajaran Bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar.
Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., mengatakan keterlibatan kampus dalam program tersebut merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya kompetensi tenaga pendidik di daerah.
“Program ini menjadi kesempatan bagi UMS Rappang untuk berkontribusi secara langsung dalam meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar. Kami berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan,” ujar Prof. Jamaluddin.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan program peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempersiapkan pelaksanaan PKGSD-MBI agar berjalan sesuai dengan tujuan program.
“Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan seluruh persiapan, baik dari sisi akademik maupun teknis pelaksanaan, dapat terbangun dengan baik. Dukungan pemerintah daerah sangat penting agar program ini benar-benar menjawab kebutuhan guru sekolah dasar,” kata Dr. Sam.
Dia menjelaskan, PKGSD-MBI tidak hanya berorientasi pada peningkatan penguasaan materi Bahasa Inggris, tetapi juga mendorong guru memiliki keterampilan mengajar yang lebih kreatif dan komunikatif.
“Kami berharap melalui pelatihan dan pendampingan ini, guru-guru SD semakin percaya diri mengajarkan Bahasa Inggris. Pembelajaran nantinya diharapkan lebih interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar,” tambahnya.
Program PKGSD-MBI diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat kualitas pembelajaran Bahasa Inggris sejak jenjang pendidikan dasar.
Dengan pendekatan pembelajaran yang menarik dan sesuai usia anak, siswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna.
Melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, UMS Rappang berharap pelaksanaan program di wilayah tersebut dapat berjalan lancar sekaligus memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan. (ibe)
















