Panitia Pilkades Pangkep Disorot Dewan, Tim Penguji Dianggap Tidak Profesional

  • Whatsapp
Ilustrasi

TOPNEWS1.ONLINE, PANGKEP – Panitia pelaksana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) disorot anggota DPRD Pangkep.

Terlebih pada tahapan uji kompetensi, panitia pelaksana dianggap tidak profesional dalam penempatan Tim penguji.

Bacaan Lainnya

Pasalnya tim penguji dinilai tidak objektif dan profesional pada saat tes wawancara dilakukan terhadap bakal cakades.

Salah seorang bakal cakades, yang tidak lolos, Mansyur mengungkapkan tim penguji melontarkan pertanyaan yang tidak berhubungan pada uji kompetensi. Pada saat wawancara ditanyakan terkait dukungan pada pilkada lalu.

“Pada saat wawancara, saya ditanya tentang dukungan saya di Pilkada Bupati, ini sangat disesalkan. Katanya ini penilaian kejujuran,” ungkap mantan anggota DPRD Pangkep ini.

Ketua Komisi I DPRD Pangkep, Nurdin Mappiara menyesalkan panitia pelaksana pilkades yang mengugurkan sembilan calon, lantaran tidak lolos pada tahap wawancara.

“Ini kan harusnya dipihakketigakan jangan orang disini yang seleksi atau jangan yang pernah jadi tim sukses di pilkada kemarin,” katanya.

Pihaknya menyebut, mendapati banyak keluhan yang masuk sejak awal terkait uji kompetensi untuk bakal cakades ini.  “Banyak keluhan yang masuk. Panitia pelaksana tingkat kabupaten harus transaparan. Jangan berpihak. Harusnya yang diambil tim penguji wawancara itu berasal dari profesional seperti dari LAN. Ini jelas salah yah kalau sudah begini dari tim sukses,”jelasnya.

Politisi Hanura Pangkep ini menyebut, sudah ada pelanggaran di dalamnya, berarti hasil uji kompetensi ini cacat hukum. “Pada tahap wawancara yang banyak menentukan orang tidak lulus. Bahaya ini. Ini harus dievaluasi yang seleksi, sementara itu perlu ada penilaian tambahan bagi mereka yang pernah di birokrat dan pernah di DPRD, tentu ada poinnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pangkep, Abdul Haris mengaku, penempatan tim penguji wawancara itu dilakukan oleh Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau dalam SK yang dikeluarkan.

“Terkait penempatan tim penguji pada saat wawancara itu di SK-kan langsung oleh Bupati Pangkep. Bupati yang menentukan tim pengujinya,”ungkapnya.

Diketahui tahapan Pilkades di Kabupaten Pangkep, telah menggelar pencabutan nomor urut Calon Kepala Desa (Cakades), yang digelar di ruang pola Kantor Bupati Pangkep, Senin 11 Oktober, kemarin. (*)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
1
+1
0
+1
1
+1
1
+1
1
+1
0
+1
1

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *