Kejagung Hentikan Perkara Ayah Pukul Anak Perempuan karena Kepalanya Dibotak

Kejagung Hentikan Perkara Ayah Pukul Anak Perempuan karena Kepalanya Dibotak

TOPNEWS1.ONLINE, MAKASSAR — Jaksa Agung Muda bidang Pidana Umum (Jampidum) Kejagung RI menghentikan penuntutan sejumlah perkara di Sulawesi Selatan.

Hal tersebut disampaikan Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi kepada wartawan, Rabu, 10 Agustus 2022. Dikatakannya, bahwa ada tiga perkara yang dihentikan penuntutannya.

Bacaan Lainnya
advertisement

Salah satunya adalah kasus seorang ayah di kota Palopo, Sulawesi Selatan, Muliadi (35) yang tega memukul anak kandung perempuannya karena kepalanya dibotak.

Kasusnya berawal pada Senin 9 Mei 2022, sekitar pukul 04.00 wita di rumah di Jalan Sungai Pareman II, Kelurahan Sabbamparu, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

Saat itu, tersangka Muliadi Alias Papa Hasan Bin Jamal Silenang pulang ke rumah lalu melihat rambut anak perempuannya yang telah terpotong botak.

Tersangka bertanya kepada korban Siti Hajrah B. Alias Mama Hasan Binti Baharudding “Kenapa kamu potong rambutnya anakmu?” lalu korban menjawab, “Saya potong karena banyak kutunya”. Mendengar jawaban tersebut tersangka merasa marah.

Kemudian tersangka memukul korban dengan cara mengayunkan tangannya ke arah korban sehingga mengenai kedua mata korban sebanyak dua kali.

Tak hanya itu, tersangka memutar leher korban dan dengan tangan kanan yang dikepal kemudian memukul kepala korban sebelah kanan pada bagian belakang sebanyak dua kali.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *