Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Kalah di Final, Kilau 99 Tetap Kepala Tegak: Runner-up Sidrap Cup 2026 Jadi Modal Bangkit Lebih Kuat

×

Kalah di Final, Kilau 99 Tetap Kepala Tegak: Runner-up Sidrap Cup 2026 Jadi Modal Bangkit Lebih Kuat

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Perjuangan Kilau 99 harus terhenti di partai puncak Sidrap Cup 2026 setelah takluk 0-2 dari Amanah RD99 FC pada laga final yang berlangsung di Stadion Ganggawa, Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu (27/6/2026).

Meski gagal mengangkat trofi juara, penampilan Kilau 99 sepanjang turnamen tetap menuai apresiasi.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Di bawah arahan pelatih Mubarak Tahir, tim ini menunjukkan permainan disiplin, penuh semangat, dan mampu menembus partai final setelah melewati persaingan ketat melawan tim-tim kuat dari berbagai daerah.

Kekalahan di laga puncak tak menghapus perjuangan para pemain yang telah memberikan penampilan terbaiknya di hadapan ribuan suporter yang memadati Stadion Ganggawa.

Justru hasil ini menjadi pengalaman berharga untuk menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya.

Pelatih Kilau 99, Mubarak Tahir, mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang telah berjuang sejak awal turnamen hingga mencapai final.

“Alhamdulillah, kami sudah memberikan kemampuan terbaik. Hasil ini tentu kami hormati. Kami akan menjadikannya sebagai motivasi untuk kembali lebih kuat pada turnamen berikutnya,” ujarnya.

Sepanjang Sidrap Cup 2026, Kilau 99 menjadi salah satu tim yang paling konsisten.

Permainan kolektif, pertahanan yang solid, dan semangat juang tinggi mengantarkan mereka hingga menjadi runner-up serta berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp50 juta.

Tak hanya itu, pemain Kilau 99, Akbar, juga dinobatkan sebagai Best Player atau pemain terbaik turnamen.

Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas pemain Kilau 99 mampu bersaing dengan tim-tim terbaik yang tampil di Sidrap Cup 2026.

Sidrap Cup sendiri merupakan salah satu turnamen sepak bola paling bergengsi di Sulawesi Selatan yang diikuti klub-klub dari berbagai daerah dan menghadirkan sejumlah pemain profesional.

Kehadiran ribuan penonton di setiap pertandingan menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola di Kabupaten Sidrap.

Bagi Kilau 99, kegagalan di partai final bukanlah akhir dari perjalanan. Justru pencapaian sebagai runner-up menjadi modal berharga untuk terus berbenah, memperkuat tim, dan kembali memburu gelar juara pada edisi Sidrap Cup berikutnya.

Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain menjadi pesan bahwa dalam sepak bola, kekalahan hari ini dapat menjadi awal dari kesuksesan di masa depan. (ibe)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics