TOPNEWS1.ONLINE, MAKASSAR – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kemitraan guna memperkuat sinergitas dan kolaborasi lintas sektor dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting di Sulawesi Selatan bertempat di Swiss Bellin Hotel Panakukang, Selasa (29/03/23).
Dengan mengangkat tema “Sinergitas Implementasi Kegiatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja”, kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Mirna, SH.
Dalam sambutannya Andi Mirna mengatakan kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam merumuskan kebijakan bersama terkait pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Sulawesi Selatan.
“Kegiatan ini menjadi momentum bersama dalam menumbuhkan semangat dan keyakinan untuk mampu berperan menciptakan Sumber Daya Manusia yang unggul serta mewujudkan manusia yang berkualitas dan berdaya saing di Sulawesi Selatan,” kata Andi Mirna.
Selanjutnya Andi Mirna menekankan kunci penanganan stunting adalah konvergensi lintas sektor antara pemangku kepentingan bersama mitra kerja terkait diseluruh tingkatan wilayah baik di Provinsi, kabupaten, kecamatan hingga Desa Kelurahan.
Hasil evaluasi pelaksanaan percepatan penurunan stunting Sulawesi Selatan berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) memperlihatkan penurunan angka stunting di Sulawesi Selatan kurang maksimal hanya 0,2 persen dari 27,4 persen tahun 2021 menjadi 27,2 tahun 2022.
Untuk itu Andi Mirna mengharapkan keterlibatan semua unsur pemerintah, swasta dan masyarakat untuk bergerak bersama bersinergi mengatasi permasalahan stunting ini.
Deputi Pelatihan dan Pengembangan BKKBN, Prof. drh. Muh. Rizal M. Damanik, MRepSC, PhD dalam sambutannya via zoom meeting mengatakan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting merupakan program strategis sebab berhubungan langsung dengan upaya peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Saat ini Program Bangga Kencana menghadapi tantangan yang cukup kompleks sehingga diperlukan kemitraan yang kuat dalam mencapai sasaran program yang ada, harapannya seluruh jajaran di BKKBN memperkuat kemitraan dalam penanganan stunting,” harap Prof. Rizal.
















