Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Dari Sudut Desa, Perpustakaan Kalosi Alau Siap Harumkan Sidrap di Tingkat Provinsi

×

Dari Sudut Desa, Perpustakaan Kalosi Alau Siap Harumkan Sidrap di Tingkat Provinsi

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Dari sebuah sudut sederhana di halaman Kantor Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue, sebuah prestasi membanggakan lahir.

Perpustakaan Desa Kalosi Alau resmi terpilih mewakili Kabupaten Sidrap dalam lomba perpustakaan desa tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar pada 21 Juni 2025 mendatang.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Dikelola oleh Idayanti sejak berdiri pada tahun 2020, perpustakaan ini tumbuh menjadi pusat literasi yang hidup di tengah masyarakat.

Tidak hanya menyediakan bacaan, tetapi juga menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak-anak desa untuk belajar, bermain, dan bermimpi.

Penataan ruang yang menarik membuat mereka betah berlama-lama, membalik halaman demi halaman.

Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidrap, Nurhudayah, menyampaikan bahwa perpustakaan ini berhasil meraih juara pertama tingkat kabupaten setelah melalui tahapan seleksi dan pembinaan.

Berkas instrumen penilaian telah dikirim, dan kini perpustakaan Kalosi Alau bersiap melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.

“Dari 68 desa di Kabupaten Sidrap, Kalosi Alau yang terpilih. Ini bukti nyata bahwa komitmen dan kreativitas bisa menjadikan perpustakaan desa sebagai jantung pendidikan informal,” kata Nurhudayah.

Sampai akhir 2024, perpustakaan ini telah mengoleksi lebih dari 1.000 judul buku, diperkuat dengan bantuan rak buku dari Perpustakaan Nasional yang semakin memperkaya isinya.

Kepala Desa Kalosi Alau, Andi Apris, mengungkapkan rasa bangga dan harapannya terhadap pencapaian ini.

“Ini bukan sekadar lomba. Ini tentang bagaimana desa kecil bisa menunjukkan kekuatannya lewat literasi. Saya berharap perpustakaan ini terus tumbuh, menjadi inspirasi, dan membuka cakrawala generasi muda desa,” ujarnya.

Perpustakaan Kalosi Alau bukan hanya tempat menyimpan buku, tapi rumah bagi harapan, tempat lahirnya imajinasi, dan simbol kemajuan dari akar rumput.

Kini, mereka melangkah ke panggung provinsi, membawa nama desa, membawa mimpi, dan membawa Sidrap. (ibe)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics