TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) terus diasah untuk menguasai berbagai aspek keterampilan kuliner, salah satunya dalam meracik minuman kopi sebuah keahlian yang kini sangat diminati di industri food & beverage.
Dalam kegiatan praktik yang dilaksanakan secara terstruktur, mahasiswa mempelajari proses meracik kopi secara menyeluruh, mulai dari menyiapkan bahan dan alat, mengatur suhu dan tekanan mesin kopi, menyajikan kopi dengan teknik penyajian yang tepat, hingga mengelola stok bahan baku secara efisien.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya tahu cara membuat kopi, tetapi juga memahami karakter biji kopi, metode ekstraksi, dan manajemen bahan. Hal ini penting agar mereka siap menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin spesifik,” ujar Yayuk Astuti, S.Pd., M.AP., Dosen Pbimbing magang Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, Kamis, 19 Juni 2025.
Selama kegiatan magang di Senja Cafe, mahasiswa juga dikenalkan dengan berbagai jenis minuman berbasis kopi seperti espresso, cappuccino, latte, hingga manual brew seperti pour over dan French press. Mereka diberi ruang untuk berkreasi dan bereksperimen dengan rasa, tekstur, dan presentasi minuman.
Lebih dari sekadar keterampilan teknis, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperluas pengetahuan mahasiswa tentang dunia kopi, termasuk aspek sejarah, tren global, serta potensi bisnis di balik industri kopi yang kian berkembang pesat.
“Dengan memahami keseluruhan proses, mahasiswa dapat lebih percaya diri, baik saat bekerja di industri maupun saat membuka usaha sendiri. Ini adalah bagian dari pembentukan wirausahawan kuliner masa depan,” tambah Dosen pembimbing.
Kegiatan praktik ini menjadi bagian dari kurikulum yang mendukung pengembangan soft skill dan hard skill mahasiswa, agar mereka tidak hanya menjadi ahli masak, tapi juga profesional kuliner yang memiliki pemahaman menyeluruh terhadap produk yang mereka hasilkan. (ibe)

















