TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan magang industri.
Kali ini, mahasiswa yang menjalani program magang di Nhanas Donut berfokus pada perancangan display produk sebagai bagian dari strategi promosi dan penataan produk yang menarik.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan produk-produk unggulan Nhanas Donut kepada pelanggan, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kreativitas dan keterampilan mahasiswa dalam menyusun tampilan produk secara profesional.
Mahasiswa dilibatkan langsung dalam proses penataan etalase dan display, mulai dari pemilihan tema, pemanfaatan warna, hingga pengaturan pencahayaan dan tata letak produk.
Melalui aktivitas ini, mereka didorong untuk memahami pentingnya visualisasi dalam pemasaran, terutama di dunia kuliner yang sangat bergantung pada daya tarik tampilan produk.
“Kegiatan ini merupakan salah satu cara kami membekali mahasiswa dengan keterampilan nyata di lapangan. Mereka belajar tidak hanya memasak, tetapi juga bagaimana mempresentasikan produk dengan cara yang menarik dan menjual,” ujar Yusrianti, S.Sn., M.Pd., Dosen Pembimbing Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner.
Melalui bimbingan dari tim Nhanas Donut, mahasiswa juga mempelajari berbagai strategi promosi, mulai dari teknik branding visual, pemanfaatan media sosial, hingga cara berinteraksi dengan pelanggan melalui display yang komunikatif.
Program magang ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang food presentation dan visual merchandising, dua hal yang kini menjadi bagian penting dalam pengembangan bisnis kuliner modern.
“Dengan pengalaman ini, mahasiswa kami tidak hanya siap sebagai chef, tetapi juga sebagai wirausahawan kreatif di industri makanan dan minuman,” tambah Chef Dama Gea, sapaan akrab ketua prodi Pendidikan vokasional seni kuliner.
Kolaborasi UMS Rappang dan Nhanas Donut menjadi contoh sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak lulusan yang siap pakai, berkompeten, dan inovatif di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis. (ibe)

















