TOPNEWS1.ONLINE, WATAMPONE – Pengumuman hasil Tes Calon Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan di 27 Kecamatan oleh Bawaslu Kabupaten Bone Sulawesi Selatan yang diumumkan Selasa (18/10/2022) disoal.
Pasalnya, tes tertulis yang digelar di UPT SMAN 1 Watampone selama 2 hari yakni 14-15 Oktober lalu yang diikuti 659 calon panwaslu kecamatan yang diklaim Bawaslu Bone menggunakan sistem CAT diduga belum transparan dan syarat kejanggalan.
Pasalnya 6 nama calon panwaslu kecamatan yang ditetapkan oleh Bawaslu Kabupaten Bone yang berhak ikut tes wawancara tidak dilampirkan nilai masing-masing peserta tes.
Hal ini yang memunculkan kecurigaan jika Komisioner Bawaslu Bone diduga bermain untuk meloloskan orang tertentu alias titipan.
Dedi, salah satu peserta tes mengatakan kecurigaan itu menguat setelah beberapa nama yang ditetapkan 6 besar setiap kecamatan diketahui nilainya rendah.
“Peluang kecurangan itu besar. Karena sistem yang diklaim sistem CAT, Pokja Bawaslu Bone menggunakan aplikasi Socrative yang merupakan aplikasi gratis yang bisa disetting sesuai keinginan pemakai,” ujarnya.
Kata Dia, meski hasilnya langsung dilihat oleh masing-masing peserta, akan tetapi panitia tidak menyiapkan layar untuk melihat hasil tes secara keseluruhan. Dan hasilnya baru diumumkan 2 hari kedepan tanpa ada nilai, ini kan dipertanyakan ada apa?,” ungkapnya.
















