TOPNEWS1.ONLINE, PINRANG – Ratusan warga Dusun Paleleng, Desa Kaseralau, Kecamatan Batulappa, Kabupaten Pinrang, turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 14 April 2025.
Mereka menuntut perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini rusak parah dan tak kunjung diperhatikan pemerintah.
Aksi yang berlangsung di persimpangan Mall Pinrang hingga ke depan Kantor Bupati Pinrang ini merupakan bentuk keprihatinan atas kondisi jalan yang mengancam keselamatan dan nyawa.
Salah satu pemicu kemarahan warga adalah video viral yang menunjukkan warga terpaksa menandu pasien menggunakan sarung sejauh beberapa kilometer karena kendaraan tak bisa melintas di jalur tersebut.
Tragisnya, tiga warga yang sakit dan sempat ditandu justru pulang dalam keadaan tak bernyawa, dan harus kembali ditandu ke rumah untuk disemayamkan.
Menanggapi tuntutan ini, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pinrang, Awaluddin Maramat, menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur di wilayah Batulappa belum bisa direalisasikan tahun ini.
“Kalau tahun ini sulit pak, pertama karena ada efisiensi, kedua sudah berjalan tahun anggaran,” ujarnya.
Namun Awal menambahkan bahwa wilayah tersebut berpotensi masuk dalam prioritas anggaran tahun 2026, sembari menunggu arahan langsung dari Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid.
Diketahui, alokasi anggaran Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang untuk tahun 2025 yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp60 hingga Rp70 miliar, mengalami pemangkasan signifikan hingga Rp37,8 miliar.
Kondisi ini mempersempit ruang gerak dinas dalam merespons tuntutan mendesak dari masyarakat pelosok seperti Paleleng. (ibe)

















