TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Isu viral terkait dugaan pengungkapan kasus narkoba secara sistematis oleh anggota Polda Sulsel akhirnya dibantah langsung oleh pihak yang disebut sebagai korban dalam pemberitaan tersebut.
Dalam klarifikasinya, korban menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak benar dan menyesatkan. Ia memastikan tidak ada praktik pemerasan maupun pengungkapan narkoba seperti yang ramai diperbincangkan.
“Saya berada di tempat kejadian dan memastikan bahwa terjadi kesalahpahaman. Tidak ada pemerasan, tidak ada pengungkapan narkoba seperti yang diviralkan,” ujar korban kepada awak media di Sidrap, Sabtu (7/6/2025).
Peristiwa yang dimaksud terjadi pada 3 Juni 2025, saat dilakukan penggeledahan di salah satu tempat hiburan malam di Kabupaten Sidrap.
Meski sempat diamankan untuk pemeriksaan, hasil penyelidikan menyatakan tidak ditemukan bukti kepemilikan narkoba atau tindak pidana lain yang dapat diproses hukum.
“Setelah pemeriksaan dan dinyatakan tidak cukup bukti, saya dikembalikan ke keluarga,” tambahnya.
Korban juga membantah tegas kabar adanya pemerasan terhadap individu yang diamankan. Menurutnya, isu tersebut sengaja digoreng untuk membentuk opini negatif terhadap institusi Polri.
“Saya berharap masyarakat tidak lagi menggiring opini yang keliru karena ini dapat merugikan nama baik keluarga saya maupun institusi terkait,” tutupnya. (ibe)
















