TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP,- Inisiatif gotong royong di lingkungan UPT SMP Negeri 2 Dua Pitue semakin menunjukkan komitmen sekolah dalam menjaga kebersihan sekaligus melestarikan lingkungan.
Para Siswa melakukan pembersihan lahan dan pengumpulan sampah, hasil dari sampah dilanjutkan dengan pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi penghijauan sekolah.
Fokus kegiatan beralih ke area pengolahan bahan organik, di mana para guru terlihat aktif melakukan proses penyaringan material organik yang sebelumnya telah dikumpulkan dan diolah. Dengan menggunakan alat sederhana berupa ayakan atau saringan kayu berjala, material organik dipisahkan antara partikel halus dan kasar.
Bubuk berwarna hitam yang dihasilkan merupakan hasil pengomposan atau arang dari pembakaran daun kering dan ranting menjadi bukti nyata keberhasilan proses daur ulang ini.
Langkah penyaringan tersebut bertujuan untuk mendapatkan kompos yang lebih halus dan seragam sehingga siap digunakan sebagai pupuk organik. Kompos yang telah diayak kemudian ditampung di karung-karung putih besar, menandai hasil pengolahan yang signifikan dan siap dipakai untuk menyuburkan tanaman di sekitar sekolah.
Kepaka UPT SMP Negeri 2 Dua Pitue Drs Sirajuddin Mpd mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan siswanya yang di dampingi oleh guru, kegiatan tidak hanya berfokus pada kebersihan , tetapi juga menjalankan siklus lingkungan yang sehat. Upaya pengolahan limbah organik ini sejalan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus memberikan praktik pembelajaran nyata bagi siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Inisiatif ini menunjukkan adanya kolaborasi kuat antara guru, siswa, dan seluruh staf sekolah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ucapnya
Hasil pengomposan ini diharapkan mampu mendukung program penghijauan sekolah serta menjadi langkah kecil namun berdampak besar bagi kelestarian lingkungan.(Dso).

















