TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penguatan sistem pertahanan nasional sekaligus pembangunan wilayah. Hal itu ditegaskan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat mengikuti video konferensi penyusunan dokumen strategis pembentukan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 1420/Sidrap tersebut turut dihadiri Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar, Kepala Badan Kesbangpol Sidrap Muhammad Arsul, serta Kepala BKAD Sidrap Sunandar Priyoatmojo.
Video konferensi dipimpin langsung Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Musa David M. Hasibuan, dan diikuti sejumlah pemerintah daerah di bawah wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, termasuk Kabupaten Sidrap dan Kota Parepare.
Agenda strategis tersebut mengacu pada Surat Pangdam XIV/Hasanuddin Nomor B/974/V/2026 tanggal 4 Mei 2026 yang berfokus pada pengumpulan data melalui pemaparan dan pengisian kuesioner sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan wilayah yang terintegrasi.
Dalam paparannya, Brigjen TNI Musa David M. Hasibuan menjelaskan bahwa pembentukan Brigif TP dan Yonif TP bukan hanya untuk memperkuat fungsi pertahanan negara, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor ketahanan pangan.
“Satuan baru ini tidak hanya menjalankan fungsi tempur infanteri, tetapi juga didukung kompi khusus di bidang pertanian, peternakan, dan konstruksi,” jelasnya.
Konsep tersebut dinilai menjadi model baru pembangunan pertahanan yang lebih adaptif dengan kebutuhan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas rencana pembentukan satuan tersebut. Menurutnya, kehadiran Brigif TP dan Yonif TP akan membawa dampak besar bagi stabilitas keamanan sekaligus pembangunan di Kabupaten Sidrap.
“Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama masyarakat menyambut baik rencana pembentukan Brigif dan Yonif TP ini. Kami siap memberikan dukungan penuh terhadap kehadiran satuan tersebut sebagai bagian dari penguatan pertahanan wilayah,” tegas Syaharuddin.
Sebagai bentuk kesiapan daerah, Pemerintah Kabupaten Sidrap juga telah menyiapkan lokasi marshalling area atau tempat penempatan sementara bagi personel Yonif TP. Lokasi yang dipersiapkan berada di eks Kantor Perhubungan atau Terminal Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu.
Usai mengikuti video konferensi, Bupati bersama Dandim 1420/Sidrap langsung meninjau lokasi tersebut guna memastikan kesiapan area sebelum pembangunan infrastruktur permanen dimulai.
Langkah ini menandai keseriusan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung program strategis pertahanan nasional yang diharapkan mampu memperkuat keamanan sekaligus mendorong pembangunan ekonomi berbasis teritorial di wilayah Sulawesi Selatan. (Ibe)

















