Hal itu setelah Tim HAR Jaringan Sutet 150 KV ULTG Bojoe Sidrap melakukan pemeriksaan berkala disepanjang area Sidrap, Wajo, dan Toraja.
Kondisi grebek layangan yang kerap mengganggu jaringan SUTET PLN ini berdampak aliran listrik terganggu, akibatnya pemadaman listrik sering dilakukan pihak Manajemen PLN karena gangguan kabel Sutet akibat layangan masyarakat tersebut.
Seperti banyaknya kasus ditemukan disekitar area Sidrap dimana puluhan layang-layang berukuran jumbo di Lainungan, tepatnya Tower 52 Sidrap-Parepare sulit dibersihkan dari kabel yang membentang.
Hal itu akibat kelalainnya masyarakat itu sendiri yang bermain layang-layang mulai ukuran kecil hingga jumbo.
Hal tersebut dibenarkan Kepala
Assistant Enginer Pengendalian Operasi dan Pemeliharaan ULTG Bojoe Sidrap Mulyadi Laba.
“Betul-betul ini sangat meresahkan dan berdampak pada gangguan jaringan listrik akibat permainan layangan di wilayah Sidrap, Wajo Enrekang dan Toraja,”ungkap Mulyadi kepada Awak Media, Kamis (28/09/2023).
Menurutnya, pihak tim menemukan puluhan kabel Sutet terganggu dengan akibat benang layangan termasuk kerangka layang-layang ukurena besar nyangkut disepanjang bentangan kabel Sutet.
Memang permainan layangan ini adalah permainan tradisional yang sudah turun temurun masyarakat.
“Kami memahami juga hobi masyarakat dalam bermain layang-layang karena ini permainan tradisional musiman. Tapi meski demikian di himbau agar melakukan di tempat yang tepat serta tidak membahayakan bagi pemain maupun jaringan tenaga listrik, Sehingga tidak mengganggu kepentingan umum,” kata Mulyadi Laba. (Lanjut Baca Halaman III Dibawah)
















