TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Abu Bakar Alhabsi, Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan lampu hijau untuk bergabung dengan Gerindra di Pilkada Sidrap.
Hal tersebut di sampaikan Ketua Bappilu Gerindra Sidrap, Syamsul Bahri kepada media, Minggu, 25 Agustus 2024.
“Sekjend DPP PKS tidak ingin pada pesta demokrasi Sidrap kotak kosong dan cendrung akan berkoalisi bersama Gerindra,” ucapnya.
Dikatakannya bahwa PKS dan Gerindra akan mengusung bakal pasangan calon (Bapaslon) Muhammad Yusuf DM – A Muh Datariansyah Indra (DoaTa) pada perhelatan Pilkada Sidrap.
Seperti diketahui, Muh. Yusuf Dollah, atau akrab disapa Dony. Dengan latar belakang yang sangat mengesankan dan rekam jejak yang memukau.
Dony bukan hanya sekadar kandidat, tetapi sosok yang patut diperhitungkan dalam kontestasi politik mendatang. Lahir pada 1 Januari 1982 di Mando, Ujung Pandang.
Dony adalah anak kedua dari lima bersaudara. Ia merupakan putra dari Ir. H. Dollah Mando, mantan Bupati Sidrap, dan Hj. Mulyani Dollah.
Sejak kecil, Dony sudah dibesarkan dalam lingkungan yang kental dengan nilai-nilai kepemimpinan dan pelayanan publik. Kini, ia melangkah lebih jauh dengan ambisi menjadi pemimpin Sidrap yang lebih baik.
Dony menikah dengan Eka Trisnawati, SE, dan bersama istrinya, mereka membangun keluarga yang harmonis. Ia mengenyam pendidikan dari SD Negeri 02 Sidrap hingga mencapai gelar Sarjana Strata II di Universitas Gadjah Mada pada tahun 2015.
Pendidikan yang solid ini menjadi fondasi bagi kariernya yang cemerlang. Karier Dony di dunia birokrasi, dimulai sebagai Pegawai Tenaga Kerja di Dinas Sosial pada 2011.
Sejak saat itu, perjalanan kariernya penuh dengan pencapaian. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Lurah Arawa, Lurah Arawa, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah, dan Sekretaris Badan Pendapatan Daerah.
Hingga kini, Dony menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, menjadikannya salah satu pejabat publik yang sangat berpengalaman di Sidrap.
Sementara, Datariansyah lahir di Makassar pada 19 September 1980, ia kini berusia 43 tahun, dan memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang mengesankan.
Dari SD Negeri Rapoccini Makassar hingga meraih gelar S2 dari Universitas Indonesia Timur, perjalanan karirnya sebagai seorang profesional di bidang hukum dan manajemen telah membentuknya menjadi sosok yang tangguh dan berintegritas.
Tak hanya itu, pria berdarah Tanrutedong dan Rappang ini, juga terlibat dalam berbagai organisasi dan lembaga, seperti menjadi Pengurus KNPI Kota Makassar, Ketua Umum Keluarga Besar Beladiri Tarung Derajat Kota Makassar, dan terlibat dalam Pengurus Pemuda Pancasila DKI Jakarta.
Pengalaman dan dedikasinya dalam berbagai bidang akan menjadi nilai tambah yang luar biasa dalam mendampingi Dony dalam penentuan pemimpin Sidrap lima tahun mendatang.
Kisah perjalanan Datariansyah yang penuh prestasi dan pengabdian ini jelas akan mencuri perhatian publik. Apalagi, pasangan Dony selama ini selalu dinantikan oleh publik. (*)
















