TOPNEWS1.ONLINE.MAKASSAR. –– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Perubahan Iklim (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu berupa Pelatihan Pembuatan Ecobrick dari Sampah Plastik yang Telah Dipilah di SMA Negeri 6 Makassar, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Rabu 30 juli 2026.
Kegiatan Yang diikuti sekitar 80 siswa dan dihadiri Guru Biologi SMA Negeri 6 Makassar, Ibu Andriani.
Program yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kepedulian siswa terhadap pengelolaan sampah plastik melalui praktik pembuatan ecobrick sebagai salah satu solusi sederhana dalam mengurangi timbulan sampah.
Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai permasalahan sampah plastik, dampaknya terhadap lingkungan, serta kaitannya dengan perubahan iklim.
Putri Dwi Mahasiswa KKN-T menjelaskan pentingnya menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) serta memperkenalkan ecobrick sebagai salah satu bentuk pemanfaatan sampah plastik yang masih memiliki nilai guna. Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai tahapan pembuatan ecobrick yang benar, mulai dari penggunaan sampah plastik yang bersih dan kering, memotong plastik menjadi ukuran kecil, hingga proses pemadatan ke dalam botol agar menghasilkan ecobrick yang kuat dan berkualitas.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan ecobrick secara berkelompok menggunakan botol plastik bekas dan sampah plastik yang telah dipilah. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai jenis sampah yang dapat digunakan, alasan sampah harus bersih dan kering sebelum dimasukkan ke dalam botol, hingga teknik memadatkan plastik agar ecobrick memiliki kualitas yang baik.
Sebagai hasil akhir kegiatan, ecobrick yang telah dibuat oleh para siswa kemudian dirangkai menjadi pot tanaman sebagai contoh pemanfaatan sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat sekaligus mendukung penghijauan lingkungan sekolah.
Salah seorang peserta pelatihan, Putri Namira dari kelas XII-9, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena mendapatkan pengalaman baru dalam mengolah sampah plastik menjadi ecobrick.
“Saya sangat senang mengikuti kegiatan tadi karena saya jadi tahu cara membuat ecobrick dengan benar,” ucap’ Putri Namira.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap para siswa dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dengan membiasakan diri memilah sampah plastik sejak dari rumah maupun di lingkungan sekolah.
Pelatihan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pengelolaan sampah, mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
(Putri Dwi/Dso).
















