TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Masyarakat di wilayah Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap diminta untuk waspada banjir.
Pasalnya, puluhan kayu gelondongan yang diduga dari hasil pembalakan liar ditemukan di wilayah Dusun III Matajang, Desa Tanatoro, Kamis, 13 Agustus 2020.
Adapun jenis kayu gelondongan yang ditemukan itu yakni meranti merah dan nato.
Kepala Desa Tanatoro, Abdullah Pabah yang mengetahui hal tersebut mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait dugaan pembalakan liar itu.
“Kami tidak bisa pastikan apakah kayu-kayu itu berasal dari hutang lindung atau bukan. Yang jelasnya, kayu-kayu itu tidak memiliki dokumen seperti berita acara penebangan dari Polhut,” ujarnya.
Dikatakannya, bahwa pihaknya sudah beberapa kali mensosialisasikan kepada warga untuk tidak melakukan pembalakan liar karena akan memicu terjadinya banjir.
Kendati demikian, dirinya meminta jika betul kayu yang ditebang itu dari dalam kebunnya sendiri harusnya dibuatkan dokumen.
“Kita tidak masalahkan jika kayu itu diambil dari kebunnya sendiri. Akan tetapi harus dibuktikan dengan dokumen kepemilikan. Nah, ini tidak ada sama sekali,” tandasnya.
Sementara dilokasi, salah satu penebang kayu itu mengklaim bahwa kayu-kayu itu ditebang di salah satu kebun warga yang berada dipegunungan Matajang.
Akan tetapi penebang tersebut tidak mengantongi izin dan berita acara penebangan pohon dari kehutanan. (mds)
















