Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Mahasiswa KKN-T Unhas Gelar Pelatihan Ecoprint bagi Ibu Penerima PKH di Kelurahan Empagae

×

Mahasiswa KKN-T Unhas Gelar Pelatihan Ecoprint bagi Ibu Penerima PKH di Kelurahan Empagae

Sebarkan artikel ini

Mahasiswa KKN-T Unhas Gelar Pelatihan Ecoprint bagi Ibu Penerima PKH di Kelurahan Empagae

 

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP.– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Pelatihan Ecoprint Sebagai Strategi Peningkatan Nilai Tambah Dan Pemanfaatan Sumber Daya Lokal di Kelurahan Empagae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis 22 Januari 2026.

Kegiatan yang menyasar ibu-ibu penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bentuk upaya pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan produktif berbasis potensi lingkungan sekitar.

Pelatihan yang diikuti 30 orang ibu penerima PKH dan berlangsung lancar dan tertib. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja mahasiswa KKN-T yang bertujuan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan yang memiliki potensi ekonomi dan berkelanjutan. Sejak awal kegiatan, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang telah disiapkan.

Penanggung jawab program kerja adalah Musdalifah, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang bagi ibu-ibu penerima PKH agar dapat terlibat langsung dalam aktivitas produktif yang memanfaatkan sumber daya lokal.

“Kegiatan pelatihan ecoprint ini kami laksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKH, agar dapat mengenal dan memanfaatkan potensi lingkungan sekitar melalui kegiatan yang bernilai tambah,” ucap Musdalifah.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN-T turut mendampingi peserta secara langsung. Proses pelatihan diawali dengan penjelasan mengenai tahapan pembuatan ecoprint melalui dua teknik, yaitu teknik pounding atau memukul dan teknik kukus. Selanjutnya, peserta diberikan rekomendasi jenis daun yang mudah mengeluarkan warna, di antaranya daun pepaya, kelor, mangga, jati, dan bunga kembang sepatu.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung yang diarahkan secara bertahap, dimulai dari proses memukul daun pada media kain. Praktik ini disambut dengan antusias oleh ibu-ibu penerima PKH yang terlibat aktif selama kegiatan berlangsung. Di sela-sela praktik, pemateri juga menjelaskan konsep nilai tambah, proses produksi seperti yang sedang mereka lakukan, serta bagaimana melihat dan memanfaatkan potensi yang ada agar dapat memiliki nilai ekonomi.

Program kerja pelatihan ecoprint yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Unhas di Kelurahan Empagae berjalan sesuai dengan perencanaan dan mendapatkan respon positif dari para peserta. Kami juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.(Nn/So)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics