TOPNEWS1.ONLINE.BANTAENG. — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Kelurahan Bonto Jaya menghadirkan rancangan pemanfaatan lahan kosong di kawasan Kantor Lurah Bonto Jaya jumat 7 Agustus 2026 melalui program kerja “Optimisasi Lahan pada Kantor Lurah melalui Desain Taman Bermain”. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendorong pemanfaatan ruang yang lebih fungsional dan bernilai bagi lingkungan kelurahan.
Rancangan tersebut disusun dengan melihat potensi lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Konsep yang dikembangkan mengintegrasikan area bermain dengan penataan landscape sehingga kawasan tidak hanya memiliki fungsi rekreatif bagi anak-anak, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas visual dan lingkungan di sekitar Kantor Lurah Bonto Jaya.
Sebagai bagian dari tindak lanjut program, mahasiswa KKN 116 menyerahkan buku panduan rancangan kepada Kamaruddin selaku Lurah Bonto Jaya. Buku tersebut memuat konsep dan rancangan landscape lahan yang dapat menjadi bahan acuan bagi pihak kelurahan apabila pengembangan kawasan tersebut akan direalisasikan di kemudian hari.
Kamaruddin menyambut baik rancangan yang diberikan mahasiswa. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN telah memberikan perubahan terhadap cara pandang pemanfaatan lahan kosong di lingkungan kantor kelurahan.
“Dengan adanya KKN 116 Universitas Hasanuddin Posko Kelurahan Bonto Jaya, tanah kosong di kawasan kantor lurah menjadi ada perubahan. Dengan adanya rancangan yang dibuat oleh anak-anak KKN, ada perubahan dan saya memberikan apresiasi kepada anak-anak KKN 116 Kelurahan Bonto Jaya,” ujar Kamaruddin
Ralt Azarya, mahasiswa KKN 116 yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, mengatakan bahwa buku panduan yang diserahkan diharapkan dapat menjadi dokumen awal bagi kelurahan untuk mengembangkan lahan tersebut secara bertahap.
“Kami berharap dengan adanya buku panduan rancangan dan landscape lahan ini, konsep yang telah dibuat dapat menjadi salah satu ciri khas keindahan Kelurahan Bonto Jaya, khususnya di kawasan Kantor Lurah.
Kami juga berharap rancangan ini dapat dikembangkan dan direalisasikan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ralt.
Program ini tidak hanya berorientasi pada perubahan tampilan kawasan, tetapi juga pada upaya menciptakan ruang yang memiliki fungsi sosial dan rekreatif. Dengan adanya rancangan taman bermain dan penataan landscape, lahan kosong diharapkan dapat berkembang menjadi ruang yang lebih tertata, menarik, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Penyerahan buku panduan tersebut menjadi tahap akhir dari pelaksanaan program sekaligus menjadi bentuk serah terima gagasan desain kepada pihak Kelurahan Bonto Jaya.
Mahasiswa KKN 116 berharap rancangan yang telah disusun dapat menjadi bahan pertimbangan dan acuan bagi pengembangan kawasan Kantor Lurah Bonto Jaya secara berkelanjutan.(Nn).








