Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Susan Peta Kemiringan Lereng Kelurahan Bonto Jaya Berbasis SIG.
TOPNEWS1.ONLINE.BANTAENG. — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (UNHAS) melaksanakan program kerja individu berupa Pemetaan Kemiringan Lereng di Kelurahan Bonto Jaya, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Senin 10 Aguastus 2026.
Program yang dilaksanakan oleh Maulidina Triana Ramdana, mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin. Program ini bertujuan untuk menyediakan informasi mengenai kondisi kemiringan lereng di wilayah Kelurahan Bonto Jaya serta membantu masyarakat dalam memahami kesesuaian pemanfaatan lahan berdasarkan karakteristik kemiringan lereng.
Peta kemiringan lereng disusun menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG), sehingga kondisi lereng di wilayah Kelurahan Bonto Jaya dapat divisualisasikan dalam bentuk peta yang mudah dipahami. Peta tersebut menampilkan kelas kemiringan lereng mulai dari wilayah yang relatif datar hingga wilayah dengan kemiringan lebih tinggi.
Informasi kemiringan lereng penting dalam pengelolaan lahan karena setiap tingkat kemiringan memiliki karakteristik dan kesesuaian berbeda untuk berbagai penggunaan lahan, khususnya pertanian. Dengan adanya peta ini, kondisi lahan dapat lebih mudah dipahami sebagai bahan pertimbangan dalam pemanfaatannya.
“Melalui pemetaan kemiringan lereng berbasis SIG ini, saya ingin memberikan informasi mengenai kondisi lereng di Kelurahan Bonto Jaya, sehingga dapat diketahui penggunaan lahan yang sesuai dengan kondisi lahannya. Saya berharap peta ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah kelurahan,” ujar Maulidina Triana Ramdana.
Hasil pemetaan kemudian diserahkan langsung kepada Lurah Bonto Jaya, Kamaruddin, S.E., untuk dimanfaatkan sebagai bahan informasi mengenai kondisi kemiringan lereng wilayah kelurahan. Kamaruddin menyambut baik adanya peta tersebut.
“Peta kemiringan lereng ini sangat membantu kami karena sebelumnya di kantor kelurahan belum tersedia peta mengenai kondisi kemiringan lereng wilayah Bonto Jaya.
Dengan adanya peta ini, kami dapat mengetahui bagian wilayah yang memiliki lereng landai hingga curam serta gambaran penggunaan lahan yang sesuai. Kami sangat mengapresiasi adanya peta ini dan berharap hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai informasi pendukung dalam pengelolaan dan perencanaan wilayah kelurahan,” ujar Kamaruddin, S.E., Lurah Bonto Jaya.
Melalui kegiatan ini, peta kemiringan lereng diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh pihak kelurahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengelolaan dan perencanaan wilayah Bonto Jaya.(Nn).














