TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melaksanakan kegiatan penyuluhan di Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan ilmu di lapangan dalam mata kuliah Penyuluhan Pertanian, yang dibimbing oleh Iranita Haryono, S.Pt., M.Si selaku dosen pengampu.
Penyuluhan tersebut mengangkat dua materi utama, yaitu pemanfaatan daun pepaya sebagai pestisida nabati dan pemanfaatan sabuk kelapa sebagai pupuk cair.
Kedua topik ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah sekaligus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” ujar Iranita Haryono, S.Pt., M.Si dalam sambutannya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempraktikkan secara langsung proses pembuatan pestisida nabati berbahan daun pepaya.
Daun pepaya diolah dengan cara sederhana sehingga dapat digunakan untuk mengendalikan hama tanaman tanpa bahan kimia berbahaya.
Selain itu, kelompok mahasiswa lainnya juga memperagakan cara membuat pupuk cair dari sabuk kelapa yang difermentasi, untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah secara alami.
Masyarakat Desa Damai terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka turut memperhatikan setiap tahapan yang diperagakan dan aktif bertanya mengenai proses pembuatan bahan-bahan tersebut.
“Kami baru tahu kalau sabuk kelapa bisa dijadikan pupuk cair, ini sangat bermanfaat,” ungkap salah satu warga yang hadir dalam kegiatan itu.
Dosen pembimbing, Iranita Haryono, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan penyuluhan tersebut. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat penting sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab serta diskusi ringan antara mahasiswa dan masyarakat mengenai cara penerapan pestisida nabati dan pupuk cair di lahan pertanian mereka.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Agribisnis UMS Rappang diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan mengembangkan potensi lokal di Kabupaten Sidenreng Rappang. (ibe)
















