Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
KesehatanNewsPANGKEP

Komitmen Maksimalkan Pelayanan Kesehatan, 3.265 Nakes Dilibatkan Dalam ‘Sijagai’

×

Komitmen Maksimalkan Pelayanan Kesehatan, 3.265 Nakes Dilibatkan Dalam ‘Sijagai’

Sebarkan artikel ini

PANGKEP, TOPNEWS1.ONLINE — Sebagai bentuk komitmen janji politik Muhammad Yusran Lalogau (MYL) dan Syahban Sammana (SS) yang tertuang dalam dasa cita pada program Pangkep Sehat.

Program yang diberi nama ‘Sijagai’ atau Siap, Jemput, Rawat, Antar, Jaga, dan Peduli ini resmi diluncurkan Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) MYL, Selasa, Mei 2021. Yang digelar di alun-alun Citra Mas Kabupaten Pangkep. Dimana, peluncuran itu ditandai dengan bunyi sirine 27 unit ambulance dengan pukulan gong. Sekaligus, ditandai ikrar ucapan dari semua tim potensi organisasi profesi kesehatan untuk mensukseskan program unggulan di bidang kesehatan.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Program tersebut, sebagai salah satu agenda 100 hari kerja Pemerintahan MYL-SS.

Bupati Pangkep MYL, optimis program ini bisa sukses dalam program 100 hari pemerintahannya. Apalagi, Pangkep Sijagai ini melibatkan 3.265 tenaga kesehatan dari dua rumah sakit, RS Batara Siang dan Rumah Sakit Pratama. Belum lagi 23 puskesmas, 70 Puskesmas Pembantu. Ada juga dilibatkan 5 klinik, 38 unit ambulance, dan 1 unit ambulance laut. “Kalau semua ini bergerak, maka kita tidak ingin ada lagi mendengar masyarakat Pangkep yang sakit karena tidak ada petugas kesehatan atau tidak dilayani petugas medis,”jelasnya.

Lanjut dikatakan MYL, program yang diinisiasi Dinas Kesehatan dan RSUD Batara Siang ini salah satu misi Pangkep Hebat di bidang kesehatan. “Dan semua elemen harus mendukung dan mensukseskannya, karena ini merupakan layanan peningkatan akses kesehatan untuk semua lapisan masyarakat,”terangnya.

Pangkep Sijagai ini dimaknai sebagai Pangkep yang saling menjaga. Saling menjaga dalam satu rumah tangga, saling menjaga dalam satu rukun tetangga, wilayah, satu desa, kecamatan hingga saling menjaga satu kabupaten Pangkep. “Goldnya bagaimana kita saling menjaga yang diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat sebagai upaya mewujudkan Pangkep Sehat dalam pemerintahan Pangkep Hebat,”ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Batara Siang, dr Annas Ahmad menjelaskan program ini diharapkan bisa menjamin pemenuhan hak dasar masyarakat dalam pelayanan kesehatan dasar, baik dalam hal preventif, promotive, kuratif maupun rehabilitative, memberikan perlindungan kepada masyarakat dan petugas kesehatan dalam pelayanan serta meningkatkan peran dan dukungan keluarga, masyarakat dan pemerintah terhadap keberhasilan pembangunan kesehatan.

Menurutnya, Pangkep Sijagai ini merupakan program unggulan bidang kesehatan yang dikemas dalam tiga kegiatan, seperti program home care dan home visit yang diaplikasan dalam kegiatan kunjungan petugas medis secara berkala kepada pasien dengan kriteria penyakit kronis berat dan tidak mampu lagi ke sarana puskesmas atau rumha sakit.

Ada juga program jemput antar ambulance, penanganan kedaruratan medik dan Layanan Panduan Call Center, yakni layanan masyarakat yang membutuhkan penanganan kedaruratan medik di tempat dan yang membutuhkan bantuan ambulance akan segera dikunjungi tim yang bertugas.

“Bila dapat ditangani di tempat maka akan dilakukan penanganan hingga selesai. Bila memerlukan tindakan lanjutan di sarana kesehatan, maka akan segera dievakuasi ke sarana lesehatan terdekat, seperti puskesmas,”jelas dr Annas yang juga anggota Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Pangkep.

Selain itu, kata dr Annas, juga ada program Desa Siaga 1 dokter 1 desa. Program ini sebagai rangkaian Sijagai, setiap desa memiliki 1 dokter penanggung jawab, perawat dan bidan serta satu orang asisten hebat yang akan terus memantau kesehatan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Bila ada masalah kesehatan maka asisten hebat akan melaporkan ke pemerintah kabupaten melalui Hotline Hebat untuk aksi cepat tanggap. Bidan dan perawat akan berkoordinasi dengan dokter penanggung jawab untuk tindakan mediknya. Program ini terutama dititip beratkan pada kasus-kasus kehamilan dan persalinan, gizi buruk dan stunting serta masalah-masalah kesehatan lainnya,”terangnya. (ard)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics