Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
NasionalNews

Jendral M Said Saile: Saya Pimpin Kebugis 77 Bulan “Momponi Ulengnge”

×

Jendral M Said Saile: Saya Pimpin Kebugis 77 Bulan “Momponi Ulengnge”

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, JAKARTA — PembukaanMusyawara Besar (Mubes) Kerukunan Keluarga Bugis Sidrap (Kebugis) ke-1 berlangsung di hotel Kartika Candra, Jakarta, Sabtu malam 20 November 2021.

Demisioner Ketua PB Kebugis Jenderal M. Said Saile ketika mengawali sambutannya mengucapkan rasa srsyukur kepada Allah karena kembali menyaksikan banyaknya tamu dan undangan menghadiri undangan Mubes.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

“Sama seperti ketika kami dilantik dan dikukuhkan oleh BPP KKSS, 18 April 2015, enam tahun lalu,” kata Jenderal M. Said Saile.

Dia memimpin Kebugis selama hampir 6 tahun atau 77 bulan 20 hari dan sudah beberapa kali mengagendakan Mubes tapi terkendala oleh faktor situasi Covid-19.

“SK kami telah diperpanjang oleh BPP KKSS tanpa batas. Tapi, syukurlah hari ini kami dapat mengadakan Mubes-1, lanjut Said Saile,” ucapnya.

Dikatakannya, Kebugis digagas awal bersama 7 orang di kantor Lemhannas RI ketika dirinya dikaryakan di sana setelah dari Mabes Polri.

“Saat itu, kami sepakat memilih nama Kebugis, Keluarga Bugis Sidenreng Rappang, berbeda dengan akronim seperti KKSS atau IWSS. Kami ingin tampil beda,” ungkap Said Saile.

Dia penyampainnya, ada neberapa kegiatan yang telah dilaksanakan, di antaranya: Rapat Kerja Nasional; melantik puluhan Pengurus Wilayah dan Kabupaten/Kota; Tudang Sipulung I, II, dan III; Bugis Internasional Night; menggagas pembangunan Islamic Center di Sidrap; memfasilitasi tim kesenian Pemda Sidrap ke Kamboja untuk tampil di Festival Internasional; mengirim bantuan sembako ke korban gempa di Palu, Mamuju, dan bantuan Covid ke Pemda Sidrap.

“Selama saya memimpin Kebugis tentu banyak suka dan duka. Saya berharap pengganti saya untuk melanjutkan yang baik dan tidak mengulangi yang kurang pantas. Saya mengandaikan di era teknologi ini, telunjuk kita, setiap saat kita pakai ketika shalat, karena itu, jangan lah dipakai untuk mengetik dan menyebarkan informasi hoax, menjelek-jelekkan teman. Itu mendatangkan dosa yang lebih berbahaya daripada narkoba,” kata Said Saile yang mengaku tidak mencalonkan dirinya lagi.

Di ujung sambutannya, Said mengungkapkan ada tiga ciri calon pemimpin yang patut dijadikan pertimbangan oleh peserta Mubes untuk memilih penggantinya, misalnya calon yang diketahui memiliki stabilitas emosi; tidak ofensif; dan intensif-komunikatif; dan memiliki mutu spiritual atau orang-orang yang rajin beribadah.

Olehnya itu, dia berharap teman-teman dapat mengikuti semua agenda Mubes, mengedepankan kesopanan dan akhlakul karimah dalam membangun kebersamaan.

“Saya juga berterima kasih kepada seluruh Panitia yang telah bekerja keras untuk mewujudkan acara Mubes ini. Saya akhiri sambutan saya dengan kalimat berbahasa Bugis: “Labuni esso; wettunnani tawwe matinro; momponi ulengnge, sappani passelena”, pungkas Said Saile. (*)

Penulis: M. Saleh Mude

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics