TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Ikatan Sarjana Asal (ISA) Sidenreng Rappang bersama berapa Aktivis Sidrap melakukan silaturahmi bersama tiga lembaga yaitu MUI, Kapolres dan Kejari Sidrap dengan waktu yang berbeda.
Sebelum ke Polres, Rombongan ISA Sidrap menemui Wakil Ketua MUI Sidrap KH.Andi Jamal AP di kediamannya di kanie.
Maksud kedatangan Ketua ISA Sidrap dan rombongan untuk sharing mengenai kondisi kehidupan sosial kemasyarakatan kabupaten Sidrap yang cenderung mengalami pergeseran nilai ditengah maraknya informasi terkait dengan Narkoba, sobis, sabung ayam dan THM di wilayah kabupaten Sidrap.
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sidrap, KH Andi Jamal A.Patomboi mengatakan bahwa kondisi saat ini telah mengalami perubahan sosial yang perlu ditangani secara bersama semua unsur masyarakat. Tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri.
Begitupula harapan Kapolres Sidrap Erwin Syah di ruang kerjanya saat menerima rombongan ISA Sidrap yang dipimpin langsung ketua umum ISA Sidrap Mahmud La Kaiya.
“Kami berterima kasih kepada ISA Sidrap telah datang dan memberikan informasi terkini tentang kondisi sosial masyarakat sidrap dan tentu ini menjadi masukan bagi kami dan kami telah melakukan berbagai kegiatan pencegahan dini dengan melibatkan masyarakat. Intinya adalah upaya pencegahan terhadap fenomena sosial yang terjadi yang dapat merusak generasi muda kita. Namun semua itu harus kerja bareng semua komponen tandasnya,” ujarnya.
Lain Halnya dengan Kajari Sidrap Hasnadirah mengajak ISA Sidrap untuk bekerja konkrit mempetakan penomena-penomena sosial yang terjadi sehingga dapat melakukan tahapan-tahapan pencegahan dan hal juga harus melibatkan semua unsur masyarakat tandasnya.
Sekedar diketahui bahwa kegiatan ini dilakukan oleh ISA SIDRAP setelah mendapat sorotan dan berbagai kalangan agar mengambil peran dalam mengatasi penomena sosial yang cendrung merusak tatanan sosial dan generasi muda di Sidrap.
Yang hadir dalam rombongan yaitu Mahmud La Kaiya, Amiruddin, Hj Arty, Ustad Jamal dan Syaharuddin Jide.
Meskipun jumlah yang hadir sedikit, Ketua ISA Sidrap tetap optimis mendapat dukungan dari kawan yang belum dapat bergabung karena ini adalah kegiatan kemanusiaan. (dso/Ibe)

















