TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Perkembangan pesat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di berbagai sektor mendapat apresiasi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI) Makassar. Apresiasi tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah di Ruang Kerja Bupati, Kompleks SKPD Sidrap, Senin (22/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, FEB UMI menawarkan peluang kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap yang mencakup penguatan sektor ekonomi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Rombongan FEB UMI dipimpin Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Muhammad Syafi’i A. Basalamah, didampingi Wakil Dekan I Faisal Felu, Wakil Dekan III Munawir Nasir, beserta jajaran akademisi lainnya. Turut hadir sejumlah pejabat Pemkab Sidrap, di antaranya Kepala Dinas Koperasi UKM dan Nakertrans Adli Lukman, Kabag Kerja Sama Andi Besse, Kabag Perekonomian dan SDA Haris Alimin, serta Kabid Perdagangan Irwin Hatibu.
Dekan FEB UMI Muhammad Syafi’i A. Basalamah mengatakan, kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Kabupaten Sidrap ini salah satu kabupaten yang cukup berkembang pesat dalam berbagai sektor. Karena itu kami ingin menawarkan peluang kerja sama yang bisa dilakukan antara Fakultas Ekonomi dan Pemerintah Kabupaten Sidrap,” ujarnya.
Menurut Syafi’i, sektor pertanian menjadi salah satu kekuatan utama Sidrap yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Ia menilai penguatan sosial ekonomi pertanian, termasuk peningkatan literasi keuangan petani, menjadi bidang yang sangat relevan untuk dikolaborasikan.
“Beberapa penelitian kami banyak berkecimpung di sosial ekonomi pertanian, utamanya bagaimana meningkatkan literasi keuangan masyarakat dari kalangan pertanian,” katanya.
Ia menjelaskan, literasi keuangan yang baik akan membantu petani mengelola pendapatan secara lebih efektif sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Syafi’i menegaskan bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan bentuk kolaborasi alami yang dapat memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Saat ini, kata dia, lebih dari 100 mahasiswa asal Sidrap tengah menempuh pendidikan sarjana di FEB UMI. Karena itu, pihaknya ingin memperluas kerja sama yang dapat memudahkan akses masyarakat Sidrap untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Sementara itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyambut positif tawaran kerja sama tersebut dan menilai penguatan literasi keuangan, ekonomi, dan bisnis menjadi kebutuhan yang semakin penting di tengah perkembangan zaman.
“Terima kasih sudah berkunjung ke Kabupaten Sidrap dalam rangka upaya kerja sama antara masyarakat Sidrap, Pemda Sidrap, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia,” ujar Syaharuddin.
Menurutnya, kemampuan memahami ekonomi, bisnis, dan pengelolaan keuangan kini menjadi bekal utama bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Tujuannya karena memang saat ini orang dituntut bagaimana menguasai literasi keuangan, ekonomi, dan bisnis. Makanya tentu apapun itu, akademisi, birokrat pasti ujung-ujungnya kesejahteraan,” katanya.
Syaharuddin mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui sejumlah program konkret, termasuk promosi FEB UMI kepada masyarakat Sidrap serta membuka peluang bagi ASN, kepala desa, dan aparatur lainnya untuk melanjutkan pendidikan jenjang magister.
Ia juga menyoroti perubahan pola pendidikan generasi muda yang kini semakin beragam sesuai minat dan kebutuhan dunia kerja. Dari sekitar 10 ribu lulusan SMA di Sidrap setiap tahunnya, sebagian besar melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar daerah.
Karena itu, menurutnya, kolaborasi dengan FEB UMI menjadi langkah penting untuk memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas SDM, serta memperkuat literasi keuangan dan bisnis masyarakat agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi digital.
“Kerja sama dengan FEB UMI penting untuk membuka akses pendidikan, promosi program S2 bagi ASN dan kepala desa, sekaligus penguatan literasi keuangan dan bisnis agar masyarakat Sidrap siap menghadapi era ekonomi digital,” tandasnya. (ibe)
















