TOPNEWS1.ONLINE, MAKASSAR – Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai Aula Lapas Kelas I Makassar saat digelarnya acara pisah sambut Kepala Lapas Kelas I Makassar dari Sutarno kepada Gumilar Budirahayu, Selasa (23/6/2026).
Momentum tersebut menjadi simbol berlanjutnya tongkat estafet kepemimpinan sekaligus komitmen untuk terus memperkuat pelayanan Pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.
Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, bersama jajaran, para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan, seluruh pegawai Lapas Kelas I Makassar, serta Dharma Wanita Persatuan Lapas Kelas I Makassar.
Rangkaian acara berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Berbagai kesan dan pesan yang disampaikan para pegawai serta tamu undangan menjadi bukti kuat kedekatan yang terjalin selama masa kepemimpinan Sutarno.
Tak sedikit yang larut dalam suasana haru sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama memimpin Lapas Kelas I Makassar.
Dalam sambutan perpisahannya, Sutarno mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah mendukungnya selama menjalankan tugas.
“Hari ini saya tidak sedang meninggalkan sebuah tempat kerja, tetapi meninggalkan keluarga yang telah bersama-sama berjuang, tumbuh, dan memberikan yang terbaik untuk organisasi. Terima kasih atas loyalitas, kebersamaan, dan dukungan yang luar biasa selama ini. Segala capaian yang berhasil diraih adalah hasil kerja keras kita bersama,” ujar Sutarno.
Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus menjadi kekuatan untuk membawa Lapas Kelas I Makassar semakin maju dan berprestasi.
Sementara itu, Gumilar Budirahayu yang kini resmi mengemban amanah sebagai Kepala Lapas Kelas I Makassar menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun pendahulunya.
“Saya menerima amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Apa yang telah dibangun dengan baik akan kita lanjutkan dan tingkatkan bersama. Dengan kekompakan, integritas, dan semangat pengabdian seluruh jajaran, saya yakin Lapas Kelas I Makassar akan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Gumilar.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, memberikan apresiasi tinggi atas pengabdian Sutarno selama memimpin Lapas Kelas I Makassar.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kinerja dan menghadirkan inovasi baru. Ia juga optimistis Gumilar Budirahayu mampu membawa Lapas Kelas I Makassar semakin maju menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Puncak acara ditandai dengan prosesi Pedang Pora yang berlangsung khidmat dan penuh emosional. Diiringi penghormatan dari jajaran petugas, Sutarno bersama keluarga melangkah melewati barisan Pedang Pora sebagai simbol penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Lapas Kelas I Makassar.
Momen tersebut menjadi penutup yang mengesankan sekaligus pengingat bahwa setiap pengabdian yang dilakukan dengan tulus akan meninggalkan jejak kebaikan dan kenangan mendalam bagi banyak orang.
Dengan berakhirnya rangkaian pisah sambut ini, Lapas Kelas I Makassar meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat. (ibe)
















