TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Rumah Jabatan Bupati Sidrap saat pelepasan 393 Calon Jamaah Haji (CJH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) II Embarkasi Haji Sudiang, Senin malam, 20 April 2026.
Momentum ini menjadi penanda lonjakan signifikan jumlah jamaah haji asal Sidrap yang disebut-sebut meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya.
Acara tersebut dihadiri Staf Ahli Menteri Agama RI, Bunyamin Yapid, Wakil Bupati Sidrap Nur Kanaah, Sekda Sidrap Andi Rahmat Sale, perwakilan Kemenag Sidrap Shairin, serta sejumlah kepala OPD.
Kehadiran para pejabat ini menambah khidmat prosesi pelepasan yang sarat makna spiritual.
Dalam sambutannya, Bupati Sidrap mengungkapkan rasa syukur atas peningkatan jumlah jamaah yang mencapai hampir tiga kali lipat.
Ia membandingkan dengan tahun 2025, di mana jumlah CJH yang dilepas di lokasi yang sama hanya sebanyak 293 orang. Kini, pada tahun 2026, total jamaah mencapai 798 orang yang diberangkatkan dalam dua tahap.
“Alhamdulillah, ini peningkatan luar biasa, hampir tiga kali lipat. Ini menunjukkan perhatian dan peluang yang semakin besar bagi masyarakat untuk menunaikan ibadah haji,” ujarnya.
Meski demikian, ia tidak menampik bahwa antrean haji di Kabupaten Sidrap masih tergolong panjang, bahkan disebut mencapai sekitar 49 tahun bagi pendaftar baru.
Namun, dengan adanya penambahan kuota yang signifikan, ia optimistis masa tunggu tersebut dapat dipangkas di masa mendatang.
“Dengan tren penambahan kuota ini, mudah-mudahan ke depan antrean tidak lagi terlalu lama. Kita berharap tahun depan bisa tembus lebih dari seribu jamaah,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menitipkan pesan penting kepada para jamaah agar menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
Ia juga meminta doa agar pemerintah daerah senantiasa diberi kekuatan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Doakan kami agar terus mampu membawa Sidrap menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” pesannya.
Usai prosesi pelepasan, rombongan CJH diberangkatkan menggunakan 14 unit bus pariwisata dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Para jamaah mulai bergerak menuju Makassar pada Selasa dini hari, 21 April 2026, sekitar pukul 03.00 WITA, setelah sebelumnya memasuki area rumah jabatan sejak pukul 22.30 WITA.
Sementara itu, pemberangkatan tahap kedua yang tergabung dalam Kloter 40 dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei 2026.
Pengawalan ketat yang dilakukan menjadi bagian dari upaya memastikan perjalanan para jamaah berlangsung aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan sejak awal hingga menuju Tanah Suci.
Peningkatan jumlah jamaah ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga harapan baru bagi masyarakat Sidrap yang mendambakan kesempatan menunaikan rukun Islam kelima tanpa harus menunggu terlalu lama. (ibe)
















