Bupati Enrekang Dukung Muhammadiyah Cetak Mubaligh Muda Profesional

  • Whatsapp
Bupati Enrekang Dukung Muhammadiyah Cetak Mubaligh Muda Profesional

TOPNEWS1.ONLINE, ENREKANG — Bupati Enrekang Muslimin Bando mendukung Muhammadiyah agar terus mencetak mubaligh sebanyak-banyaknya. Namun tidak sekadar banyak, tetapi harus profesional.

Hal ini disampaikan MB saat hadir pada pembukaan Refreshing dan Pelatihan Mubaligh PM Enrekang. Acara itu berlangsung dua hari di Kebun Kawasan Industri Maiwa (KIWA), 2-3 Februari 2021.

Bacaan Lainnya

“Saya sangat mendukung. Dan dengan mengharap ridho Allah mari kita ikuti pelatihan mubaligh ini hingga tuntas. Saya tentu bahagia karena ini juga selaras dengan visi Enrekang Emas yang berkelanjutan dan religius,” urai bupati yang juga kader Muhammadiyah ini.

Bupati lalu memuji acara pembukaan itu. Menurutnya, acara tersebut cerdas sebab panitianya lincah dan tidak terkekang formalitas-formalitas yang tidak perlu. Apalagi digelar di ruang terbuka.

Senada dengan bupati, Ketua Pemuda Muhammadiyah (PM) Enrekang Umaruddin menargetkan pihaknya mencetak mubaligh sebanyak-banyaknya.

“Maka kita ajak para peserta ini. Mereka berasal dari pelbagai jenjang pengkaderan. Masih muda, namun akan terus kita latih menjadi mubaligh muda Muhammadiyah yang profesional,” jelas Umar.

Sementara mewakili Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel, Hamka menyebut pelatihan seperti ini semestinya jadi agenda wajib organisasi. Bahkan seluruh jajaran pimpinan PM juga harus ikut.

“Ini harus digelar rutin. Jangan cuma saat bicara politik semua hadir, sementara saat bicara agama hanya segelintir yang datang,” sindirnya.

Hamka juga menyampaikan pesan dari Pemuda Muhammadiyah Sulsel bahwa ‘dakwah ini tkdak boleh berhenti, dan harus terus dirawat’.

Pembukaan dihadiri Ketua PD Muhammadiyah Enrekang Kamaruddin Sita, Rektor UNIMEN Yunus Busa, pengurus Baznas dan para undangan.

Pelatihan diikuti sekira 50 peserta. Dan diisi oleh narasumber yang kompeten dibidang dakwah. Kegiatan itu digelar dengan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat. (Andi Erna)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *