TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Sebanyak 430 siswa baru SMKN 1 Sidrap mendapat pembekalan penting soal mitigasi bencana dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar selama dua hari, Senin–Selasa (14–15 Juli 2025).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidrap sebagai upaya edukasi dini tentang kesiapsiagaan bencana.
Dalam sosialisasi yang berlangsung secara bergilir di delapan kelas, Tim BPBD menyampaikan materi seputar jenis-jenis bencana, cara evakuasi mandiri, serta langkah-langkah menjaga keselamatan diri dan lingkungan.
“Kami berharap siswa memiliki pengetahuan awal mengenai apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana, baik di rumah maupun di sekolah,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sidrap, H. Sudarmin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah membuka ruang untuk edukasi kebencanaan sejak awal tahun ajaran. Menurutnya, penanaman kesadaran mitigasi bencana sejak dini akan berdampak besar pada ketahanan masyarakat di masa depan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Andi Mallepute, menambahkan bahwa penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan interaktif dan praktis.
“Metode ini memungkinkan siswa mengikuti penjelasan dengan lebih fokus dan dapat mempraktikkan simulasi secara efektif,” jelasnya.
Antusiasme para siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan turut ambil bagian dalam simulasi tanggap bencana bersama tim BPBD.
Dengan kegiatan ini, BPBD Sidrap menegaskan komitmennya dalam membangun budaya siaga bencana, dimulai dari lingkungan pendidikan. (ibe)
















