Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Bone FC Menang WO, Ganra Utama Tak Hadir di Lapangan

×

Bone FC Menang WO, Ganra Utama Tak Hadir di Lapangan

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Turnamen Sidrap Cup 2026, menyuguhkan cerita unik. Pada laga grup A di Stadion Ganggawa, Pangkajene Sidrap, Minggu 14/6), Bone FC seharusnya berhadapan dengan Ganra Utama FC asal Kabupaten Soppeng.

Namun, pertandingan berakhir tanpa lawan karena tim Ganra Utama FC tidak hadir.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Pertandingan pertama yang dijadwalkan berlangsung pukul 14.30 WITA itu, tidak terlaksana, lantaran tim asal Soppeng, Ganra Utama FC tidak hadir di Stadion Ganggawa tanpa alasan dan pemberitahuan ke panitia.

Sesuai aturan, Bone FC langsung dinyatakan menang Walk Out (WO) dan berhak atas tiga poin. Meski tanpa lawan, suasana di lapangan tetap hidup. Pemain Bone FC tetap masuk lapangan dengan seragam lengkap.

“WO tetap sah dihitung sebagai kemenangan. Tapi, minimal harus ada simbol pertandingan berjalan. Tadi Bone FC sudah masuk lapangan,” jelas salah satu panitia.

Dengan tambahan tiga poin, Bone FC kini mengoleksi 6 poin dan mengunci posisi juara grup A. Bone FC dipastikan lolos ke babak 16 besar bersama AJK FC Enrekang, yang berada tepat di bawah Bone FC.

Sementara itu, Ganra Utama FC dari grup A, resmi didiskualifikasi karena melanggar aturan turnamen. Kemenangan WO ini menjadi cerita tersendiri di Sidrap Cup 2026.

Bone FC memang tidak banyak berkeringat, tapi hasil ini cukup untuk memastikan mereka melaju ke babak berikutnya.

Sebelumnya, Ganra Utama FC tampil di laga pembuka berhadapan dengan AJK FC Enrekang. Waktu itu, kedua tim bermain imbang 1-1.

Informasi yang dihimpin dari panitia pelaksana, panitia bersama Pengawas Pertandingan telah memberikan toleransi waktu dan menunggu kehadiran Tim Ganra Utama FC sampai berakhirnya waktu 35 menit babak pertama, namun Tim Ganra Utama FC tetap tidak hadir.

Panitia kembali memberikan kesempatan dan menunggu hingga memasuki waktu babak kedua, namun Tim Ganra Utama FC masih juga tidak hadir di lapangan pertandingan.

Sampai dengan berakhirnya waktu yang diberikan oleh Panitia, Tim Ganra Utama FC tidak memberikan keterangan ataupun pemberitahuan resmi terkait ketidakhadirannya.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, Panitia Pelaksana dan Pengawas Pertandingan menilai bahwa Tim Ganra Utama FC telah melakukan pelanggaran terhadap prinsip, ketentuan dan peraturan Khusus Turnamen Sidrap Cup 2026, yaitu tidak menjunjung tinggi prinsip Fair Play, merugikan Panitia Pelaksana dalam penyelenggaraan pertandingan serta merugikan tim lain yang berada dalam grup yang sama, sehingga berpotensi mempengaruhi jalannya kompetisi dan klasemen grup.

Dengan mempertimbangkan seluruh kejadian tersebut di atas, maka Panitia Pelaksana dan Pengawas Pertandingan Sidrap Cup 2026 memutuskan menjatuhkan sanksi diskualifikasi kepada Ganra Utama FC dari Turnamen SIDRAP CUP 2026. (Ibe)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics