TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Dua Alumni Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Mereka dinyatakan lulus dalam Program Pemagangan Nasional Batch 2 dan telah resmi diterima bekerja dan belajar di PT Al-Fatih Porang Indonesia, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang budidaya dan pengolahan komoditas porang.
Kedua alumni tersebut adalah Melly Aulia, S.P. dan Mardia, S.P., masing-masing dengan penempatan posisi yang strategis sesuai bidang keahlian mereka.

• Melly Aulia, S.P. diterima pada posisi Agronomis (Ahli Budidaya Porang), yang bertugas mengelola aspek teknis budidaya, mulai dari pengelolaan lahan, perawatan tanaman, hingga evaluasi pertumbuhan dan hasil panen.
• Mardia, S.P. menempati posisi Field Officer (Penyuluh Lapangan Porang), yang berperan sebagai pendamping petani, penyampai teknologi budidaya, serta penghubung lapangan dalam implementasi program pengembangan porang.
Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi merupakan program pelatihan kerja berbasis industri yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan profesional lulusan melalui pengalaman langsung di perusahaan. Program ini dilaksanakan melalui pendampingan intensif oleh mentor atau pekerja ahli yang menguasai proses produksi barang dan jasa di industri terkait. Melalui skema ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperdalam kompetensi praktis, memahami budaya kerja, serta meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja profesional.
Keberhasilan Melly dan Mardia ini menjadi bukti kualitas lulusan Program Studi Agroteknologi Unismuh Rappang dalam menghadapi tantangan industri pertanian modern. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan akademik dan praktis, serta memanfaatkan program pemagangan nasional sebagai pintu masuk ke dunia kerja yang lebih luas.
Ketua Program Studi Agroteknologi UMS Rappang Trisnawaty AR., SP., M.Si menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan kedua alumni ini menunjukkan kualitas kompetensi lulusan Agroteknologi yang siap bersaing di dunia kerja, khususnya dalam industri pertanian modern dan komoditas unggulan nasional.
“Ini merupakan bukti bahwa kurikulum berbasis OBE yang kita terapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan dibutuhkan industri. Kami berharap Melly dan Mardia dapat memberikan kontribusi terbaiknya di PT Al-Fatih Porang Indonesia serta dapat menjadi bekal berharga untuk berkarier di dunia pertanian dan memberi kontribusi bagi pembangunan sektor pertanian di Indonesia,” ujarnya.
Program Pemagangan Nasional Batch 2 sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dan industri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian melalui pelatihan berbasis kerja (on-the-job training) di perusahaan mitra. Para peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pengembangan karakter, manajemen, serta pemahaman rantai pasok komoditas porang.
Dengan lolosnya dua alumni ini, Prodi Agroteknologi UMS Rappang semakin menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang berdaya saing, adaptif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan sektor pertanian nasional. (ibe)

















