PANGKEP, TOPNEWS1.ONLINE — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Nurlita Wulan Purnama apresiasi tinggi produktivitas kerajinan tangan berbahan bambu oleh warga Kelurahan Balleanging, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.
Istri Bupati Pangkep itu, pun melalui Dekranasda akan memfasilitasi dengan promosi produk hasil produksi kerajinan tangan warga tersebut. Hal itu dikatakan, saat dirinya menghadiri langsung kegiatan pelatihan kerajinan tangan berbahan bambu yang dilakukan gelar oleh Majelis Taklim, di Kelurahan Balleanging, Rabu 17 Juni, 2021.
Pelatian tersebut diikuti sekitar 50 orang ibu rumah tangga, pokmas bersahaja dan remaja dari komunitas pajokka balocci.
Nurlita Wulan menyampaikan apresiasi atas kegiatan pelatihan kerajinan bambu yang digelar oleh Majelis Taklim Kelurahan Balleanging.
“Kegiatan ini sangat baik, saya berharap kerajinan ini nanti bisa mendorong peningkatan ekonomi warga. Untuk hasil dari kerajinan, Dekranasda Pangkep siap menampung dan mempromosikan hasil dari produk kerajinan yang diproduksi oleh masyarakat,”ujarnya.
Ia juga berharapa kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi kelurahan lain untuk mengembangkan kerajinan yang memanfaatkan potensi lokal.
Lanjut disampaikan, bahwa Dekranasda mempunyai satu tugas utama yaitu memajukan kerajinan daerah dan tugas ini akan dilaksanakan dengan berbagai program pembinaan, fasilitas bagi para pengrajin melalui proses produksi, pelestarian karakteristik budaya dan peningkatan mutu serta pemasaran produksi.
Melalui pelatihan ini, Nurlita menginginkan dapat meningkatkan nilai jual dari setiap produk kerajinan tangan yang dihasilkan. Sehingga tidak hanya dipasarkan pada tingkat lokal, akan tetapi sudah bisa bersaing dipasarkan di tingkat regional, nasional bahkan internasional.
“Saya berharap pelatihan ini akan lebih mengasah keterampilan yang sudah dimiliki. Sehingga ada kemajuan dari setiap hasil kerajianan yang dihasilkan,”harapnya.
Ditambahkan, Camat Balocci, Jaenal Sanusi mengatakan kegiatan ini untuk mengasah dan melatih kemampuan masyarakat desa untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam seperti bambu yang ada di desa balleanging. (*)
















