Sebelumnya, Petta Cacang memangku jabatan Dewan Adat Tinggi Addituang Sidenreng XXV (25) kemudian Pemangku Sementara Addituang Sidenreng XXV.
Untuk diketahui, hasil penetapan Addituang melalui berbagai kriteria yang di persyaratan diantaranya trah dan atau garis keturunan, sehat jasmani dan rohani serta mampu dan cakap, selain itu juga bersunguh-sunguh untuk melanjutkan apa yang telah diperjuangkan oleh Addituang Sidenreng XXV MatinroE Ri Parajuangenna dalam pelestarian adat dan budaya sekaligus mengembangkan ataupun memajukan pelestarian adat dan budaya di Sidenreng.
Sementara itu, Addittuang tertunjuk, Andi Syafiuddin A. Achmad mungucapkan terima kasih kepada para Matoa, Pabbicara, Arung dan Petta serta rumpun keluarga yang telah memberikan amanah kepadanya, hal tersebut disampaikan setelah ikrar pemangku adat dan pabbanua sidenreng yang di bacakan oleh Pabbicara Guru, Drs. Andi Muh. Najib (Petta Najib) dan Matoa Arateng, Drs. Andi Nasir Abdullah (Petta Calli).
“Insya Allah, segala hal yang berkaitan dengan keinginan semua pihak, sepanjang sesuai dengan ade’ puronrona sidenreng, dan sepanjang sesuai dengan aturan negara kesatuan republik Indonesia (saya bersedia untuk melaksanakannya),” Ucap Petta Cacang, sapaan akrabnya, Rabu, 26 Desember 2024.
Andi Syafiuddin Baso Anwar juga berkomitmen membesarkan, menjaga dan melestarikan nilai- nilai budaya addattuang sidenreng.
“Jadi khusus program-program kerja, saya bersedia, untuk melaksanakannya, dan minta tolong dibantu, oleh semua keluarga yang berkecimpun di dalam lembaga adat addatuang sidenreng ke 26,” tambahnya.
“E….Sininna PabbanuaE ri Sidenreng, Issengngi Sininna Atoreng Pura RipattentuE Temmakkeinai, Temaakke Amai, Temmakke Anai. Mappenigi-nigi Temmappe Niga-niga. Adakku Nenniya Eloku Tongeng. Iyami Nade Natongeng Narekko Natumpai AdeE. (Hei sekalian masyarakat (adat) Sidenreng, ketahuilah bahwa segala keputusan yang telah ditetapkan tidak ber ibu, tidak berbapak dan tidak beranak, tidak membeda-bedakan seluruh masyarakat, ucapanku dan kehendaku yang benar, hanya bisa salah (batal) jika adat tidak menghendaki),” Ikrarnya.
Ditempat yang sama, setelah pengukuhan, Addituang Sidenreng XXVI dengan hak prerogatif menunjuk Arung Malolo, membidangi bidang yang berbeda, yakni Drs. Andi Sultan Petta Tatong Bin Andi Tatong Cakkumba (Cucu La Panguriseng Addituang Sidenreng 20), Drs. H. Andi Babba Petta Oddo Bin Andi Oddo Mendeng (Cucu La Saddapotto Addituang Sidenreng 22), dan Andi Nurta Petta Tabbu, SE. Binti Andi Tabbu Pawiccangi (Cucu La Cibu Addituang Sidenreng 23).
“Sebelum (Addituang Sidenreng XXV) mangkat, disampaikan kepada saya, Arung Malolo adalah Drs. Andi Sultan Tatong, Drs. H. Andi Babba Oddo, Dra. Andi Nurta Tabbu, ini tiga yang merupakan titipan kepada saya jauh sebelum mangkat, bulan februari kemarin,2024 disampaikan kepada saya,” Ungkap Addituang. (Lanjut ke III)

















